Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto pada hari Kamis, 2 April 2026, mengadakan rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Pra E-Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Kegiatan ini diorganisir oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan tujuan utama untuk meningkatkan transparansi dan ketersediaan informasi publik di lingkungan kampus.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan staf dari berbagai unit di UIN Saizu. Dalam pembicaraannya, Kepala PPID, menjelaskan bahwa E-Monev KIP merupakan langkah strategis yang diambil untuk menilai dan memperbaiki ketersediaan informasi publik yang diperlukan oleh masyarakat. “Kami berharap dengan adanya E-Monev ini, UIN Saizu dapat meraih predikat yang lebih baik dalam hal keterbukaan informasi,” ujar Kepala PPID.
Persiapan ini meliputi berbagai aspek, seperti pengumpulan data, penyusunan dokumen, dan pemetaan informasi yang harus tersedia bagi publik. Diskusi dalam rapat menekankan pentingnya kolaborasi antara unit-unit di dalam kampus untuk memastikan bahwa informasi yang disediakan bersifat akurat dan mudah diakses. “Keberhasilan evaluasi ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dari semua pihak di UIN,” tambahnya.
Pentingnya keterbukaan informasi publik di UIN Saizu tidak hanya untuk memenuhi regulasi yang ada, tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan ini. Melalui E-Monev KIP, diharapkan UIN Saizu dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi, yang pada gilirannya akan mendukung proses belajar mengajar dan keterlibatan komunitas.
Dalam konteks ini, UIN Saizu berupaya untuk menciptakan sistem yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menyediakan informasi yang transparan dan tepat waktu bagi seluruh stakeholder,” ungkap salah satu peserta rapat.
Rapat ini diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan evaluasi dan pengawasan terkait keterbukaan informasi di UIN Saizu. Dengan persiapan yang matang, UIN Saizu menargetkan untuk mendapatkan predikat informativeness yang lebih tinggi dalam penilaian KIP mendatang. “Kami akan terus bekerja keras untuk mencapainya,” tutup Kepala PPID.
Kedepannya, UIN Saizu akan melakukan serangkaian kegiatan dan pelatihan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan informasi, sehingga transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kampus dapat terwujud dengan baik.