Dalam pertandingan Liga Premier yang berlangsung pada Minggu sore, Mikel Arteta mengambil langkah mengejutkan dengan memindahkan Declan Rice dari posisi tengah ke bek kanan saat Arsenal bertanding melawan West Ham. Gary Neville, yang saat itu menjadi komentator, mengungkapkan rasa terkejutnya terhadap keputusan tersebut.
Awalnya, Rice yang berusia 27 tahun ditempatkan di lini tengah bersama Myles Lewis-Skelly. Namun, perubahan strategi harus dilakukan di pertengahan babak pertama setelah Ben White mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Arteta kemudian memasukkan Zubimendi untuk mengisi posisi tengah dan memindahkan Rice ke bek kanan.
Formasi Baru Arsenal
Keputusan Arteta ini mengubah formasi pertahanan Arsenal menjadi Rice, William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Riccardo Calafiori, sementara Zubimendi dan Lewis-Skelly mengisi posisi tengah. Neville menilai bahwa langkah Arteta untuk mengeluarkan Rice dari lini tengah adalah keputusan yang signifikan dan berpotensi menguntungkan West Ham.
Kritik terhadap Keputusan Arteta
Neville juga menyoroti bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Lewis-Skelly pernah bermain sebagai bek kanan, sehingga memindahkan Rice dianggap sebagai langkah yang berisiko. Dalam pertandingan itu, Arsenal sempat mendominasi dengan beberapa peluang dari Eberechi Eze dan Riccardo Calafiori, namun setelah Rice dipindahkan, momentum permainan beralih ke West Ham.
Gary Neville bahkan menyarankan agar Arteta mempertimbangkan untuk mengembalikan Rice ke posisi tengah. Sebelumnya, Rice mendapatkan pujian dari Roy Keane, legenda Manchester United, yang mengakui bahwa performa dan kepemimpinan Rice telah meningkat dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk saat melawan Manchester City dan Atletico Madrid di Liga Champions. Keane menyatakan bahwa meskipun ada keraguan terhadap kepemimpinan Rice, ia telah menunjukkan performa yang menonjol di setiap pertandingan penting.