Pada tanggal 8 Mei, suasana di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika dipenuhi oleh puluhan siswa dan guru dari beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mereka tidak hanya hadir untuk menyaksikan GT World Challenge Asia 2026, tetapi juga untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana industri motorsport profesional beroperasi. PT Pertamina Lubricants menyelenggarakan pengalaman edukatif ini sebagai bagian dari upaya untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa, agar mereka memiliki gambaran yang jelas mengenai standar kerja di industri global.
Beberapa sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain SMKN 2 Medan, SMKN 1 Talaga, SMKN 3 Salatiga, SMK Nusawungu, dan SMK Semen Gresik. Dalam acara tersebut, para peserta diajak untuk menjelajahi berbagai area penting di balik layar ajang balap internasional, mulai dari paddock, ruang kerja tim, hingga garasi tim-tim elite yang berkompetisi di lintasan Mandalika.
Pengalaman Langsung di Garage 75
Salah satu momen yang paling menarik bagi siswa adalah kesempatan untuk melihat langsung Garage 75, yang diperkuat oleh pembalap Indonesia, Sean Gelael, serta aktivitas dari Lamborghini Squadra Corse. Melalui pengalaman ini, mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana para mekanik, engineer, dan kru bekerja dengan ketelitian yang tinggi, koordinasi yang presisi, serta disiplin yang menjadi dasar utama dalam dunia balap profesional.
Dukungan untuk Generasi Muda
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan ruang belajar yang lebih luas bagi generasi muda, tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah. Melalui inisiatif ini, diharapkan siswa dapat terinspirasi dan lebih siap menghadapi tantangan di dunia industri yang sesungguhnya.