Dalam ajang Liga Inggris, Gabriel Magalhaes kembali menjadi sorotan setelah Joao Pedro, penyerang Chelsea, menyatakan bahwa ia adalah bek paling sulit yang dihadapi sepanjang musim ini. Bek Arsenal ini terus menunjukkan performa yang konsisten dan berperan penting dalam pertahanan terbaik di Premier League untuk musim 2025/2026.
Gabriel membentuk kemitraan yang solid dengan William Saliba dalam beberapa musim terakhir. Keduanya dianggap sebagai salah satu pasangan bek tengah terbaik di Eropa, setelah membawa Arsenal kembali bersaing dalam perburuan gelar di Premier League dan Liga Champions. Penampilan mengesankan Gabriel di musim ini juga berkontribusi pada rekor pertahanan terbaik tim di liga.
Kemajuan Arsenal Menuju Gelar
Tim asuhan Mikel Arteta kini semakin dekat untuk meraih gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun terakhir. Dalam wawancara dengan TNT Sports Brasil, Joao Pedro mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas Gabriel setelah bertanding melawan pemain tersebut di Premier League dan Carabao Cup musim ini. “Bek tersulit yang saya hadapi musim ini? Tiga teratas ada Willian Pacho dan Jonathan Tah, tetapi Gabriel Magalhaes yang paling sulit menurut saya,” ungkap Pedro. “Saya terkejut dengan kecepatannya, tetapi saya juga sempat membuatnya kesulitan. Ia tampil luar biasa musim ini,” tambah penyerang timnas Brasil itu.
Hubungan Baik Menjelang Piala Dunia
Pedro juga bercanda mengenai kebahagiaannya memiliki Gabriel di tim yang sama saat Piala Dunia mendatang di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. “Kami punya hubungan yang sangat baik. Saya senang ia berada di tim saya saat Piala Dunia nanti,” jelas Pedro.
Sementara itu, Gabriel Magalhaes menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan di Arsenal meskipun telah dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa dalam beberapa bulan terakhir. Dalam wawancara dengan ESPN, bek berusia 28 tahun itu menyatakan bahwa ia masih memiliki banyak impian yang ingin dicapai bersama The Gunners setelah hampir enam tahun membela klub asal London Utara tersebut. “Saya sangat bahagia di sini. Saya merasa seperti di rumah dan keluarga saya juga mencintai klub ini,” kata Gabriel. “Saya masih punya mimpi yang ingin diwujudkan bersama Arsenal dan berharap bisa membawa banyak kebahagiaan untuk para fans,” tambahnya.
Gabriel juga mengakui bahwa Arsenal sedang menjalani musim yang sangat intens, karena masih bersaing di dua kompetisi besar. Meskipun tekanan semakin meningkat, ia yakin bahwa tim yang dilatih oleh Mikel Arteta memiliki mentalitas yang cukup kuat untuk meraih trofi di musim ini.