Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah insiden kecelakaan maut melibatkan bus ALS dan truk tangki pengangkut BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, yang mengakibatkan 16 orang tewas. Polisi menduga sopir bus kehilangan kendali atas kendaraan saat melaju di jalan tersebut.
Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, menjelaskan bahwa hilangnya kendali sopir bus kemungkinan besar disebabkan oleh kesalahan manusia, meskipun terdapat beberapa jalan berlubang di lokasi kejadian. "Namun sementara pengakuan dari kernet bahwa si sopir ini hilang kendali sehingga membanting ke arah kanan sisi berlawanan," tambahnya. Kecelakaan ini menewaskan sopir bus, 13 penumpang bus, serta sopir dan kernet truk tangki. Selain itu, tiga orang mengalami luka berat dan beberapa lainnya luka ringan.
Rendy juga menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan pihaknya sedang melakukan identifikasi terhadap para korban yang meninggal. "Kami bekerja sama dengan Polda untuk proses identifikasi," ungkapnya. Kecelakaan ini terjadi pada Rabu siang, ketika bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru mencoba menghindari risiko lebih besar setelah muncul percikan api dari bagian bus. Namun, sebuah truk tangki melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.