s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Persija Vs Persib: Thom Haye Siapkan Strategi Menghadapi Macan Kemayoran Alasan Minat Barcelona Terhadap Alessandro Bastoni Mulai Menurun Strategi Cerdas untuk Belanja Bulanan agar Tidak Melebihi Anggaran Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali PSI Tidak Akan Berikan Bantuan Hukum kepada Grace Natalie Terkait Video Ceramah JK Bukayo Saka Mengungkapkan Hal yang Tak Terlihat oleh Suporter saat Arsenal Kalahkan Atletico Madrid Gianni Infantino Rayakan Scudetto ke-21 Inter Milan dengan Ungkapan "Amala" Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla Pengemudi Pajero Tersangka Tabrak Lari di Jakarta Timur Tidak Ditahan, Ini Alasannya Persija Vs Persib: Thom Haye Siapkan Strategi Menghadapi Macan Kemayoran Alasan Minat Barcelona Terhadap Alessandro Bastoni Mulai Menurun Strategi Cerdas untuk Belanja Bulanan agar Tidak Melebihi Anggaran Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali PSI Tidak Akan Berikan Bantuan Hukum kepada Grace Natalie Terkait Video Ceramah JK Bukayo Saka Mengungkapkan Hal yang Tak Terlihat oleh Suporter saat Arsenal Kalahkan Atletico Madrid Gianni Infantino Rayakan Scudetto ke-21 Inter Milan dengan Ungkapan "Amala" Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla Pengemudi Pajero Tersangka Tabrak Lari di Jakarta Timur Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla

Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, dilaporkan ke Bareskrim Polri akibat unggahan video ceramah Jusuf Kalla yang dinilai menyesatkan.

Maria Angelica

Penulis

06 May 2026
3 kali dibaca
Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla
Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).

Jakarta, CNN Indonesia -- Grace Natalie, yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri. Pelaporan ini terjadi setelah dia mengunggah narasi terkait potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang dianggap kontroversial.

Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra, menjelaskan bahwa laporan tersebut dilayangkan terkait dengan narasi yang menyertai video yang diunggah Grace Natalie di media sosial pada 13 April 2026. "Ada narasi-narasi yang dibangun yang di mana ada video yang tidak utuh yang disampaikan kepada publik, yakni video penggalan yang mengarah kepada perspektif atau konklusi yang tidak utuh di dalam masyarakat," ungkap Gurun di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5).

Dalam video yang menjadi dasar pelaporan, Grace Natalie menyoroti ceramah JK yang dianggapnya bermasalah. Ia menyatakan, "Sedang viral pernyataannya Pak Jusuf Kalla dalam ceramahnya di UGM baru-baru ini, sampai-sampai beliau ini dilaporkan ke polisi. Setelah ditonton, ya memang pernyataan beliau ini bermasalah sekali." Grace mengkritik pernyataan JK yang membahas tentang mengapa agama sering dijadikan alasan untuk konflik.

Grace menilai bahwa pernyataan JK, yang menyebut bahwa baik Kristen maupun Islam sama-sama berpendapat bahwa mati dan mematikan orang adalah syahid, merupakan sebuah pernyataan yang sangat fatal, terutama karena disampaikan oleh seorang tokoh bangsa yang berpengaruh. Ia mengemukakan tiga alasan mengapa pidato JK tersebut dianggap berbahaya. Pertama, adanya distorsi ajaran agama, di mana Grace menegaskan bahwa esensi kekristenan adalah kasih dan pengampunan, sehingga tidak ada pembenaran untuk melakukan pembunuhan.

Kedua, Grace mengkhawatirkan bahwa narasi JK dapat dipelintir untuk melegitimasi kekerasan di era digital. "Meskipun mungkin maksud sebenarnya adalah untuk menjelaskan sosiologi konflik, di era digital seperti saat ini, begitu mudah video itu dipotong, diedit, dan digunakan oleh pihak ekstrem untuk membenarkan radikalisme," tambahnya. Ketiga, ia menyoroti potensi pernyataan tersebut untuk memicu ketegangan antarumat beragama serta polarisasi di ruang publik.

Di akhir pidatonya, Grace mendesak Jusuf Kalla untuk mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf kepada publik. "Sebagai seorang tokoh nasional yang sudah sangat senior, seharusnya Pak Jusuf Kalla sadar bahwa pernyataan bapak itu memiliki otoritas yang lebih tinggi dibandingkan dengan opini orang biasa," ujarnya.

Sebanyak 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama juga melaporkan akademisi dan kader PSI, Ade Armando, serta kreator konten Permadi Arya alias Abu Janda, ke Bareskrim Polri. Gurun Arisastra menambahkan bahwa pelaporan tersebut berkaitan dengan narasi yang disertakan dalam unggahan masing-masing mengenai potongan video ceramah JK di Masjid UGM. Laporan ini telah diterima dan terdaftar dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri pada tanggal 4 Mei 2026.

LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia, LBH Syarikat Islam, serta organisasi lainnya juga turut melaporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Permadi Arya. Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini masih menunggu proses hukum yang akan berlangsung.

Artikel Terkait