s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Semen Padang Turun Kasta, Harga Tiket Laga Perpisahan Diberikan Diskon Besar Dampak Absennya Liga Champions bagi Milan: Modric dan Masa Depan Allegri Terancam Faktor Penyebab Korosi Logam di Lingkungan Lembap Mahasiswa BKI UIN Saizu Adakan Seminar untuk Siswa SMA Ma’arif NU 1 Ajibarang --- Dampak Negatif Pinjaman Online yang Harus Diwaspadai di Masa Depan --- Ade Armando Mengundurkan Diri dari PSI Terkait Kasus Hukum dengan Jusuf Kalla Ade Armando Mengungkap Alasan Mundur dari PSI Terkait Surat Ancaman Dukungan Antusiasme Bojan Hodak Menyambut Pertandingan Persija vs Persib di SUGBK Thierno Barry Ajak Everton Fokus pada Tiga Laga Sisa Setelah Imbang Melawan Manchester City UNAIR Selenggarakan Asesmen Kesiapan Belajar untuk Mahasiswa Baru Semen Padang Turun Kasta, Harga Tiket Laga Perpisahan Diberikan Diskon Besar Dampak Absennya Liga Champions bagi Milan: Modric dan Masa Depan Allegri Terancam Faktor Penyebab Korosi Logam di Lingkungan Lembap Mahasiswa BKI UIN Saizu Adakan Seminar untuk Siswa SMA Ma’arif NU 1 Ajibarang --- Dampak Negatif Pinjaman Online yang Harus Diwaspadai di Masa Depan --- Ade Armando Mengundurkan Diri dari PSI Terkait Kasus Hukum dengan Jusuf Kalla Ade Armando Mengungkap Alasan Mundur dari PSI Terkait Surat Ancaman Dukungan Antusiasme Bojan Hodak Menyambut Pertandingan Persija vs Persib di SUGBK Thierno Barry Ajak Everton Fokus pada Tiga Laga Sisa Setelah Imbang Melawan Manchester City UNAIR Selenggarakan Asesmen Kesiapan Belajar untuk Mahasiswa Baru

Waketum PSI Ronald Sinaga Jadi Korban Pemukulan di Jakarta Pusat

Ronald Sinaga, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengalami pemukulan oleh dua orang yang mengaku sebagai petugas keamanan di Jakarta Pusat saat menjalani mediasi.

Jonathan Michael

Penulis

05 May 2026
4 kali dibaca
Waketum PSI Ronald Sinaga Jadi Korban Pemukulan di Jakarta Pusat
Ilustrasi.Waketum PSI 'Bro Ron' Jadi Korban Pemukulan di Menteng Jakpus. (Istockphoto/stevanovicigor).

Jakarta, CNN Indonesia -- Ronald Sinaga, yang dikenal sebagai Bro Ron dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menjadi korban pemukulan oleh dua individu yang mengaku sebagai petugas keamanan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5). Insiden ini menarik perhatian setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram-nya.

Sahroni meminta agar aparat hukum mengambil tindakan tegas terhadap tindakan premanisme yang tidak boleh dibiarkan. Ia menjelaskan bahwa pemukulan terjadi saat Ronald terlibat dalam proses mediasi di kantor salah satu firma hukum yang dikenal olehnya. "Bro Ron digebuk dalam proses mediasi karena ia mengenal lawfirm tersebut," ungkap Sahroni.

Lebih lanjut, Sahroni mengungkapkan bahwa pelaku pemukulan merupakan orang yang disewa untuk melakukan pengamanan selama audiensi yang dihadiri Ronald dan koleganya. Ia menegaskan bahwa penggunaan jasa keamanan yang tidak profesional dapat berujung pada tindakan kriminal. "Lawfirm atau apapun jangan dibiasakan sewa DC atau apapun yang terkait backingan mengatasnamakan untuk lakukan kejahatan," tegasnya.

Dalam penjelasannya, Ronald menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi saat ia mendampingi koleganya yang merupakan karyawan dari PT SKS dalam audiensi terkait dugaan penggelapan dana sebesar Rp9 miliar. Kolega Ronald menuntut penjelasan mengenai dana perusahaan yang hilang tanpa kejelasan dari pimpinan firma tersebut.

Awalnya, Ronald dan beberapa karyawan lainnya melakukan aksi di kantor firma hukum tersebut. Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang yang mengaku sebagai petugas keamanan meminta mereka untuk meninggalkan gedung, yang kemudian memicu cekcok. "Tapi akhirnya tiga oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi," jelas Ronald.

Setelah kejadian tersebut, tiga petugas keamanan kembali muncul dan terlibat cekcok yang berujung pada pemukulan. "15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4, seketika mulai lagi cekcok. Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video," tambah Ronald.

Saat ini, pelaku pemukulan telah ditangkap oleh Polsek Menteng, dan dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini diharapkan segera terungkap.

Artikel Terkait