Semen Padang telah resmi terdegradasi ke Liga 2 untuk musim depan setelah menempati peringkat ke-17 dengan total 20 poin. Sebagai bentuk perpisahan dan permintaan maaf kepada publik Sumatra Barat, manajemen Kabau Sirah memutuskan untuk mengobral harga tiket pada dua laga kandang terakhir mereka.
Tim ini menjadi klub kedua yang mengalami penurunan kasta setelah PSBS Biak. Dalam upaya mendekatkan diri dengan suporter, Semen Padang akan menggelar dua pertandingan kandang melawan Persik Kediri pada 8 Mei dan Persebaya Surabaya pada 15 Mei. Momen ini tidak hanya menjadi perpisahan, tetapi juga kesempatan bagi suporter untuk menyaksikan pertandingan dengan harga tiket yang sangat terjangkau.
Harga tiket untuk tribune utara dan selatan dipangkas dari Rp50 ribu menjadi Rp20 ribu, tribune timur dari Rp100 ribu menjadi Rp20 ribu, dan tribune barat dari Rp250 ribu menjadi Rp100 ribu. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian menjelang renovasi Stadion H. Agus Salim, serta sebagai bentuk penghargaan kepada suporter yang tetap setia di tengah masa sulit ini.
Dalam pernyataan resmi, manajemen Semen Padang FC menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter, pencinta sepak bola, dan masyarakat Sumatra Barat atas hasil yang tidak sesuai harapan. Dengan langkah ini, klub berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para penggemar di laga-laga terakhir mereka.
Ke depan, Semen Padang akan fokus pada persiapan untuk Liga 2, dengan harapan bisa segera kembali ke Liga 1 dalam waktu dekat.