s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Persija Vs Persib: Thom Haye Siapkan Strategi Menghadapi Macan Kemayoran Alasan Minat Barcelona Terhadap Alessandro Bastoni Mulai Menurun Strategi Cerdas untuk Belanja Bulanan agar Tidak Melebihi Anggaran Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali PSI Tidak Akan Berikan Bantuan Hukum kepada Grace Natalie Terkait Video Ceramah JK Bukayo Saka Mengungkapkan Hal yang Tak Terlihat oleh Suporter saat Arsenal Kalahkan Atletico Madrid Gianni Infantino Rayakan Scudetto ke-21 Inter Milan dengan Ungkapan "Amala" Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla Pengemudi Pajero Tersangka Tabrak Lari di Jakarta Timur Tidak Ditahan, Ini Alasannya Persija Vs Persib: Thom Haye Siapkan Strategi Menghadapi Macan Kemayoran Alasan Minat Barcelona Terhadap Alessandro Bastoni Mulai Menurun Strategi Cerdas untuk Belanja Bulanan agar Tidak Melebihi Anggaran Penyimpangan Seksual Pendiri Ponpes di Pati yang Mengaku Wali PSI Tidak Akan Berikan Bantuan Hukum kepada Grace Natalie Terkait Video Ceramah JK Bukayo Saka Mengungkapkan Hal yang Tak Terlihat oleh Suporter saat Arsenal Kalahkan Atletico Madrid Gianni Infantino Rayakan Scudetto ke-21 Inter Milan dengan Ungkapan "Amala" Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla Pengemudi Pajero Tersangka Tabrak Lari di Jakarta Timur Tidak Ditahan, Ini Alasannya
Peristiwa

Senggolan di Jalan Mengakibatkan Pria Tewas Dibacok di Cengkareng

Seorang pegawai toko roti tewas dibacok setelah terlibat senggolan motor di Cengkareng, Jakarta Barat. Pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Arya Satya Sasmita

Penulis

06 May 2026
6 kali dibaca
Senggolan di Jalan Mengakibatkan Pria Tewas Dibacok di Cengkareng
Foto: Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembacokan di Cengkareng. (dok. Istimewa)

Jakarta - Sebuah insiden tragis terjadi akibat senggolan motor di jalan, yang mengakibatkan seorang pegawai toko roti di Cengkareng, Jakarta Barat, tewas dibacok. Peristiwa ini berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, siang hari di Jalan Pedongkelan Barat RT 004 RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng. Korban, yang teridentifikasi berinisial A, ditemukan terkapar dengan luka parah di pinggir jalan.

Korban merupakan warga asal Pandeglang, Banten, dan baru saja bekerja satu hari di toko roti tersebut. Pelaku, yang diketahui berinisial RS, melarikan diri setelah melakukan pembacokan. Namun, kurang dari satu hari setelah kejadian, RS berhasil ditangkap di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Saat ini, RS ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal dari cekcok mulut antara korban dan pelaku setelah motor mereka bersenggolan. "Awalnya pelaku cekcok adu mulut dengan korban di sekitar TKP, karena motor pelaku ingin menabrak motor korban," ungkapnya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Dalam pemeriksaan, RS mengaku membacok korban karena tersinggung dengan ucapan korban yang dianggap kasar. Pelaku pun langsung menyerang korban menggunakan celurit yang dibawanya. "Korban berbicara kasar kepada pelaku, selanjutnya pelaku langsung membacok korban di bagian dada kiri," jelas Rahim.

Kombes Pol Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya menyatakan bahwa tim Subdit Jatanras melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku pada malam hari yang sama di Jasinga. "Pelaku ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB," katanya. RS kini menghadapi dakwaan berdasarkan Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 468 ayat (2) KUHP terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, dan setelah pembacokan, pelaku langsung melarikan diri. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku. Dalam penangkapan ini, sejumlah barang bukti berhasil diamankan, termasuk sepeda motor, celurit, dan rekaman CCTV.

Penyidik masih mendalami kasus ini dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memastikan proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara profesional.

Artikel Terkait