Jakarta - Seorang pria berinisial A, pegawai baru di sebuah toko roti, tewas dibacok di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Korban diketahui baru bekerja selama satu hari di toko tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa korban sebelumnya bekerja di toko roti lain yang masih dalam satu merek. Insiden ini terjadi pada Senin (4/5) siang, saat korban melintas di Jalan Pedongkelan Belakang RT 004/RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng. Korban mengalami luka parah di bagian dada kiri akibat sabetan senjata tajam dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah melakukan aksi pembacokan, pelaku yang berinisial RS melarikan diri. Namun, dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jasinga, Kabupaten Bogor, pada pukul 22.00 WIB di hari yang sama.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa perselisihan yang berujung pada pembacokan dipicu oleh cekcok mulut antara korban dan pelaku. Cekcok tersebut terjadi setelah pelaku hampir menabrak motor korban. Pelaku merasa tersinggung dengan perkataan kasar yang dilontarkan oleh korban, sehingga ia mengambil celurit yang dibawanya dan menyerang korban.
Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Metro Jaya dan diancam dengan Pasal 458 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 468 ayat (2) KUHP terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.
Perkembangan kasus ini akan terus dipantau oleh pihak kepolisian untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.