Update
Penerapan Alat Kesehatan Pintar Berbasis IoT di Rumah Sakit Meningkat, Seberapa Efektif? Mengenalkan Keajaiban Ilmu Atmosfer dan Astronomi kepada Siswa Lampung Timur Kementerian ESDM Mempercepat Proses Persetujuan RKAB Batubara 2026 dengan Peningkatan Standar Dokumen --- Prabowo: Mereka yang Melawan Satgas PKH Takut pada Kebenaran --- Pertemuan Presiden RI dengan Dirjen Rosatom Bahas Kerja Sama Nuklir Damai Film “Pesta Babi” Dinilai Buta Geopolitik dan Berpotensi Bangun Narasi Anti-NKRI Salim Samion Berbagi Pengalaman untuk Meningkatkan Tim Bulu Tangkis Putri Malaysia Rekomendasi Sekolah Kedinasan di Indonesia untuk Karier dan Gaji yang Menjanjikan Dukungan APKI untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Karbon Kehutanan KPK Melakukan Penggeledahan di Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai Penerapan Alat Kesehatan Pintar Berbasis IoT di Rumah Sakit Meningkat, Seberapa Efektif? Mengenalkan Keajaiban Ilmu Atmosfer dan Astronomi kepada Siswa Lampung Timur Kementerian ESDM Mempercepat Proses Persetujuan RKAB Batubara 2026 dengan Peningkatan Standar Dokumen --- Prabowo: Mereka yang Melawan Satgas PKH Takut pada Kebenaran --- Pertemuan Presiden RI dengan Dirjen Rosatom Bahas Kerja Sama Nuklir Damai Film “Pesta Babi” Dinilai Buta Geopolitik dan Berpotensi Bangun Narasi Anti-NKRI Salim Samion Berbagi Pengalaman untuk Meningkatkan Tim Bulu Tangkis Putri Malaysia Rekomendasi Sekolah Kedinasan di Indonesia untuk Karier dan Gaji yang Menjanjikan Dukungan APKI untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Karbon Kehutanan KPK Melakukan Penggeledahan di Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai
Peristiwa

Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' oleh TNI di Universitas Khairun

Nonton bareng film 'Pesta Babi' di Universitas Khairun, Ternate, dibubarkan secara paksa oleh anggota TNI pada Senin (12/5/2026), menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa.

Gilang Bagas Baskara 13 May 2026 3 pembaca news.republika.co.id news.republika.co.id
Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' oleh TNI di Universitas Khairun
Foto: Tangkapan Layar

Pelaksanaan nonton bareng (nobar) film 'Pesta Babi' di Universitas Khairun, Ternate, kembali mengalami pembubaran paksa. Pada Senin, 12 Mei 2026, seorang pria berpakaian dinas TNI membubarkan acara tersebut, seperti yang dilaporkan melalui akun Instagram Karfapala Unkhair (Keluarga Besar Arfat Pecinta Alam Universitas Khairun).

Dalam unggahan di Instagram pada Selasa, disebutkan, "Pembubaran paksa oleh aparat TNI kepada mahasiswa di saat nobar film Pesta Babi di area kampus Universitas Khairun." Pembubaran ini menciptakan suasana intimidatif di kalangan mahasiswa yang hadir.

Kronologi Pembubaran

Menurut penjelasan dari Karfapala, saat mahasiswa sedang menikmati pemutaran film tersebut, anggota TNI yang mengenakan seragam loreng dengan tulisan Babinsa datang tanpa membawa surat resmi dan tanpa melakukan dialog terlebih dahulu. Mereka meminta agar kegiatan nonton bareng itu dihentikan tanpa memberikan alasan yang jelas, yang membuat mahasiswa merasa tertekan.

Insiden Sebelumnya dan Reaksi

Belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI mengenai insiden pembubaran ini. Namun, kejadian di Ternate bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, pada Jumat, 8 Mei 2026, pembubaran serupa juga terjadi, di mana Komandan Distrik Militer (Dandim) 1501/Ternate Kolonel Inf Jani Setiadi terlibat langsung. Dalam sebuah unggahan di Instagram @/wachtdoc_insta, Jani mengungkapkan bahwa ia memantau banyaknya penolakan terhadap film yang disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Dale tersebut, yang dianggap provokatif.

Dia menyatakan, "Yang saya soroti adalah tentang judulnya yang provokatif. Bannernya yang provokatif. Itu saja," saat menghentikan pemutaran film di Benteng Oranje, Ternate.

Insiden ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat mengenai kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia dalam konteks seni dan budaya.

Artikel Terkait