Update
Yusril Menilai Kritik Film Pesta Babi Adalah Hal yang Wajar, Pembubaran Nobar Bukan Perintah Resmi Moh Zaki Ubaidillah Kembali Menang di Thailand Open 2026 Kerja Sama Telkomsat dan Nara Space untuk Inovasi Teknologi Satelit Penginderaan Bumi Mahasiswi Unpad Jadi Korban Penodongan dan Dilindas di Jatinangor SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang Meski Ada Janji Perbaikan Su Li Yang Melaju ke 16 Besar Thailand Open 2026 Setelah Kalahkan Wang Tzu Wei Matchaholic 2026: PNJ Menghadirkan Pengalaman Matcha yang Unik dan Berbeda PHE Mengumumkan Keberhasilan Mencapai Efisiensi Hingga US$ 635 Juta pada Tahun 2025 Kejaksaan Agung Awali Penyelidikan Terkait Dugaan Penyimpangan oleh Aspidum Sumsel KPK Lakukan Penggeledahan di Rumah Heri Black Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai Yusril Menilai Kritik Film Pesta Babi Adalah Hal yang Wajar, Pembubaran Nobar Bukan Perintah Resmi Moh Zaki Ubaidillah Kembali Menang di Thailand Open 2026 Kerja Sama Telkomsat dan Nara Space untuk Inovasi Teknologi Satelit Penginderaan Bumi Mahasiswi Unpad Jadi Korban Penodongan dan Dilindas di Jatinangor SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang Meski Ada Janji Perbaikan Su Li Yang Melaju ke 16 Besar Thailand Open 2026 Setelah Kalahkan Wang Tzu Wei Matchaholic 2026: PNJ Menghadirkan Pengalaman Matcha yang Unik dan Berbeda PHE Mengumumkan Keberhasilan Mencapai Efisiensi Hingga US$ 635 Juta pada Tahun 2025 Kejaksaan Agung Awali Penyelidikan Terkait Dugaan Penyimpangan oleh Aspidum Sumsel KPK Lakukan Penggeledahan di Rumah Heri Black Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai
Olahraga

--- Kurniawan Dwi Yulianto Identifikasi Dua Penyebab Kegagalan Timnas U-17, Berkomitmen untuk Bangkit di Piala Asia ---

--- Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan dua faktor utama yang menghambat performa Timnas U-17 di ajang ASEAN U-17 Boys’ dan bertekad untuk memperbaiki kesalahan menjelang Piala Asia. ---

Agung Maulana 25 April 2026 10 pembaca jpnn.com jpnn.com
---
Kurniawan Dwi Yulianto Identifikasi Dua Penyebab Kegagalan Timnas U-17, Berkomitmen untuk Bangkit di Piala Asia

---
jpnn.com
---TITLEEXCERPT--- Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan dua faktor utama yang menghambat performa Timnas U-17 di ajang ASEAN U-17 Boys’ dan bertekad untuk memperbaiki kesalahan menjelang Piala Asia. ---CONTENT---

Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas U-17, mengidentifikasi dua masalah utama yang menyebabkan kegagalan timnya dalam kompetisi ASEAN U-17 Boys’. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa tim ke depan.

Menurut Kurniawan, faktor pertama adalah kurangnya pengalaman di level internasional yang dirasakan oleh para pemain. Hal ini berpengaruh pada kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan saat bertanding. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa masalah komunikasi di lapangan menjadi penghambat bagi tim dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan. "Kami harus belajar dari kesalahan ini dan memperbaiki komunikasi di antara pemain," ujarnya.

Menjelang Piala Asia, Kurniawan berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan memastikan timnya siap menghadapi tantangan yang lebih besar. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, Timnas U-17 dapat bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di ajang tersebut.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait