Update
Menjelang Malaysia Masters, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei Terima Penghargaan Atlet Terbaik Mendorong Keamanan dan Efisiensi dalam Transportasi Nasional Jakarta Kini Dipimpin oleh Jenderal Bintang Tiga dari Polri dan TNI Yusril Menilai Kritik Film Pesta Babi Adalah Hal yang Wajar, Pembubaran Nobar Bukan Perintah Resmi Moh Zaki Ubaidillah Kembali Menang di Thailand Open 2026 Kerja Sama Telkomsat dan Nara Space untuk Inovasi Teknologi Satelit Penginderaan Bumi Mahasiswi Unpad Jadi Korban Penodongan dan Dilindas di Jatinangor SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang Meski Ada Janji Perbaikan Su Li Yang Melaju ke 16 Besar Thailand Open 2026 Setelah Kalahkan Wang Tzu Wei Matchaholic 2026: PNJ Menghadirkan Pengalaman Matcha yang Unik dan Berbeda Menjelang Malaysia Masters, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei Terima Penghargaan Atlet Terbaik Mendorong Keamanan dan Efisiensi dalam Transportasi Nasional Jakarta Kini Dipimpin oleh Jenderal Bintang Tiga dari Polri dan TNI Yusril Menilai Kritik Film Pesta Babi Adalah Hal yang Wajar, Pembubaran Nobar Bukan Perintah Resmi Moh Zaki Ubaidillah Kembali Menang di Thailand Open 2026 Kerja Sama Telkomsat dan Nara Space untuk Inovasi Teknologi Satelit Penginderaan Bumi Mahasiswi Unpad Jadi Korban Penodongan dan Dilindas di Jatinangor SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang Meski Ada Janji Perbaikan Su Li Yang Melaju ke 16 Besar Thailand Open 2026 Setelah Kalahkan Wang Tzu Wei Matchaholic 2026: PNJ Menghadirkan Pengalaman Matcha yang Unik dan Berbeda
Hukum & Kriminal

Jakarta Kini Dipimpin oleh Jenderal Bintang Tiga dari Polri dan TNI

Setelah Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal, Jakarta kini dijaga oleh perwira bintang tiga dari Polri dan TNI AD. Hal ini menjadikan Jakarta seba...

Zidan Alfarezi 14 May 2026 3 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Jakarta Kini Dipimpin oleh Jenderal Bintang Tiga dari Polri dan TNI
Ilustrasi. Anggota Polda Metro Jaya ikut apel siaga Jaga Jakarta beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)

Jakarta, CNN Indonesia -- Dengan terangkatnya Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), wilayah Jakarta dan sekitarnya kini berada di bawah pengawasan perwira Polri dan TNI AD yang berpangkat bintang tiga. Sebelum Kapolda Metro Jaya mendapatkan peningkatan pangkat, Pangdam Jaya telah lebih dulu menjabat sebagai jenderal bintang tiga sejak setahun yang lalu.

Dengan demikian, Jakarta menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang memiliki Polda dan Kodam yang dipimpin oleh jenderal bintang tiga. Peningkatan pangkat Kapolda Metro Jaya ini baru saja terjadi pada pekan ini, dan Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa jabatan Kapolda telah berubah dari Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau bintang tiga.

Pernyataan Polda Metro Jaya

"Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan pada Kamis (14/5). Ia menambahkan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang dikeluarkan pada Rabu (13/5).

"Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026," jelasnya. Namun, hingga saat ini belum ada informasi apakah perubahan pangkat Kapolda Metro juga akan berdampak pada jabatan di bawahnya, seperti Wakapolda dan Direktur.

Sejarah Kenaikan Pangkat

Selama ini, Wakapolda berpangkat brigadir jenderal atau bintang satu, sedangkan posisi direktur biasanya diisi oleh komisaris besar atau melati tiga. Sebelumnya, kabar tentang kenaikan pangkat ini telah diumumkan melalui akun resmi Instagram Polda Metro Jaya, yang menyatakan bahwa Asep Edi Suheri telah resmi menjadi Komjen.

"Selamat dan Sukses kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi," tulis akun tersebut pada Rabu (13/5). Di sisi lain, Pangdam Jaya, Deddy Suryadi, juga mengalami peningkatan pangkat pada Maret 2026 lalu, dari Mayjen (bintang dua) menjadi Letjen, menjadikannya satu-satunya Pangdam yang dipimpin oleh Letnan Jenderal.

Artikel Terkait