🔴 Breaking
Persija dan Persib Bertemu di Samarinda, 620 Personel Keamanan Dikerahkan --- Menjelang Pertandingan Cagliari vs Udinese: Pemain Kunci yang Perlu Diperhatikan --- Penggerebekan di Surabaya: 41 Warga Negara Asing Terlibat Kasus Penipuan Online --- Kekacauan Pasca Pertandingan Persipura dan Adhyaksa FC, 25 Kendaraan Terbakar --- --- Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026 --- Arsenal Semakin Dekat dengan Gelar Premier League, Arteta Dapat Tiga Keuntungan Fakta Menarik dalam Persidangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Penggerebekan Polri Amankan Ratusan WNA Terkait Judi Online di Hayam Wuruk --- Evaluasi Pelatih Menyusul Kegagalan Tim Indonesia di Thomas Cup 2026 --- Tchouameni Ungkap Penyesalan atas Perselisihan dengan Valverde Persija dan Persib Bertemu di Samarinda, 620 Personel Keamanan Dikerahkan --- Menjelang Pertandingan Cagliari vs Udinese: Pemain Kunci yang Perlu Diperhatikan --- Penggerebekan di Surabaya: 41 Warga Negara Asing Terlibat Kasus Penipuan Online --- Kekacauan Pasca Pertandingan Persipura dan Adhyaksa FC, 25 Kendaraan Terbakar --- --- Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026 --- Arsenal Semakin Dekat dengan Gelar Premier League, Arteta Dapat Tiga Keuntungan Fakta Menarik dalam Persidangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Penggerebekan Polri Amankan Ratusan WNA Terkait Judi Online di Hayam Wuruk --- Evaluasi Pelatih Menyusul Kegagalan Tim Indonesia di Thomas Cup 2026 --- Tchouameni Ungkap Penyesalan atas Perselisihan dengan Valverde
Olahraga

--- Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026 ---

--- PBSI melakukan penilaian menyeluruh setelah tim putra Indonesia tidak berhasil melanjutkan ke perempat final Thomas Cup 2026, kalah dari Thailand dan Prancis. Fokus kini beralih untuk mempersiapka...

Made Wirawan

Penulis

09 May 2026
4 kali dibaca
---
Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026

---
Thomas Cup 2026 Jadi Pukulan Keras, PBSI Fokus Benahi Tim untuk Asian Games 2026
---TITLEEXCERPT--- PBSI melakukan penilaian menyeluruh setelah tim putra Indonesia tidak berhasil melanjutkan ke perempat final Thomas Cup 2026, kalah dari Thailand dan Prancis. Fokus kini beralih untuk mempersiapkan tim menghadapi Asian Games 2026. ---CONTENT---

PBSI telah melakukan evaluasi menyusul hasil mengecewakan yang didapat oleh tim beregu putra Indonesia di Thomas Cup 2026. Fajar Alfian dan rekan-rekannya gagal mencapai babak perempat final setelah kalah dari Thailand dan Prancis dalam fase grup. Hasil ini cukup mengejutkan, mengingat tim putra Indonesia selalu berhasil melaju ke perempat final sejak pertama kali berpartisipasi pada tahun 1958.

Tekanan yang Menghambat Performa

Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, mengungkapkan bahwa para pemain tidak mampu memberikan penampilan terbaik mereka karena menghadapi tekanan yang besar. "Faktor utamanya ialah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang mampu menang atas Prancis, tetapi pemain tidak bisa mengontrol emosinya," jelas pria yang akrab disapa Didi itu.

Upaya Meningkatkan Performa Tim

Pencapaian di Thomas Cup 2026 menjadi bagian dari serangkaian hasil yang kurang memuaskan, setelah Indonesia juga gagal meraih gelar pada tur Eropa dan Badminton Asia Championships 2026. PBSI sebenarnya telah berusaha untuk meningkatkan performa tim dengan melaksanakan program aklimatisasi sejak seminggu sebelum turnamen dimulai. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan, meskipun Indonesia merupakan salah satu tim yang datang paling awal ke Denmark, mereka harus pulang lebih cepat dari yang direncanakan.

Artikel Terkait