Sunday, 01 November 2026
Hukum & Kriminal

Tragedi di Sungai Jagir: Ruben Ditemukan Tewas Setelah Melompat untuk Melarikan Diri

Ruben, seorang pria berusia 24 tahun yang diduga terlibat dalam penusukan di Surabaya, ditemukan tewas setelah melompat ke Sungai Jagir untuk menghindari kejaran warga. Jenazahnya ditemukan oleh Tim S...

D
Daniel Saputra
01 November 2026 4 pembaca
Jasad pelaku pembacokan yang nyemplung ke Sungai Jagir Surabaya Arsip Istimewa via Detikcom
Jasad pelaku pembacokan yang nyemplung ke Sungai Jagir Surabaya Arsip Istimewa via Detikcom

Pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Ruben (24), yang diduga sebagai pelaku penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya, berakhir dengan tragedi. Pada Sabtu (31/10) pagi, ia ditemukan tewas mengambang di Sungai Jagir setelah melompat ke dalamnya karena panik dikejar oleh warga setempat.

Jasad Ruben ditemukan sekitar pukul 05.32 WIB, berjarak kurang lebih 800 meter dari lokasi awal ia melompat. Candra Kristyawan, Komandan Tim Rescue dari Kantor SAR Kelas A Surabaya, mengonfirmasi penemuan tersebut setelah proses pencarian yang dilakukan secara intensif oleh tim gabungan sejak Jumat. "Korban ditemukan berjarak 800 meter dari lokasi kejadian pada pukul 05.32 WIB, kemudian langsung dievakuasi menuju posko pada pukul 05.37 WIB," ungkapnya.

Proses Identifikasi Jenazah

Meskipun jasad telah dievakuasi, pihak kepolisian masih bekerja sama dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk memastikan identitas jenazah tersebut adalah Ruben. "Saat ini masih menunggu proses identifikasi resmi dari rekan-rekan Inafis," tambah Candra.

Awal Mula Insiden

Insiden penusukan ini terjadi akibat perselisihan lalu lintas antara dua mobil di Jalan Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, pada Kamis (29/10) sekitar pukul 22.30 WIB. Menurut saksi mata bernama Tri, kedua kendaraan tersebut terlibat kejar-kejaran sebelum akhirnya berhenti di atas jembatan. "Dua mobil itu uber-uberan (kejar-kejaran) di jalan lalu berhenti di jembatan. Katanya karena mobilnya saling senggolan, ditegur tidak terima. Warga sempat melerai tapi mereka tidak mau," jelas Tri.

Cekcok yang semakin memanas mencapai puncaknya ketika salah satu pelaku mengambil gunting dari dalam mobil dan menusuk bagian tengkuk atau belakang kepala korban. Akibat luka yang parah, Ruben segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Kapolrestabes Surabaya, mengonfirmasi adanya perselisihan berdarah antara pengendara tersebut. "Terjadi perselisihan antara dua pengendara R4 yang berujung pada tindakan penusukan terhadap korban," jelasnya.

Setelah ditusuk, Ruben berteriak meminta pertolongan, yang menarik perhatian warga di sekitar lokasi. Mengetahui adanya tindakan keji tersebut, warga berlarian untuk membantu korban sekaligus mengejar para pelaku. Dalam keadaan terdesak dan panik akibat kepungan massa, Ruben melompat dari jembatan ke aliran Sungai Jagir yang deras. "Pelaku yang ketakutan langsung melompat dari jembatan ke sungai untuk melarikan diri," kata Luthfie.

Pencarian Ruben dimulai pada Jumat (30/10) dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, PMK, Kepolisian, dan relawan. Lima unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai hingga radius enam kilometer sebelum akhirnya jasadnya ditemukan pada Sabtu pagi.

// Artikel Terkait