Ambon, CNN Indonesia -- Seorang polwan berpangkat Brigadir dengan inisial IT mengalami penggerebekan oleh suaminya, Brigpol RL, yang juga merupakan anggota Polda Maluku. Insiden ini terjadi di sebuah indekos yang terletak di Kawasan Tanah Tinggi, Kelurahan Uretetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, pada Sabtu dini hari, 8 Agustus.
Penggerebekan berlangsung sekitar pukul 03.00 WIT, ketika Brigpol RL bersama dengan sejumlah anggota Propam Polda Maluku mendatangi lokasi tersebut. Brigpol RL dan tim Propam langsung menuju ke kamar 402 di lantai 4, tempat di mana istrinya, Brigpol IT, tinggal.
Setelah pemilik indekos membuka pintu kamar, Brigpol RL dan rombongan tidak menemukan pria lain yang diduga sebagai selingkuhan Brigpol IT. Brigpol IT ditemukan berada seorang diri di dalam kamar tersebut. Pemilik kos menyatakan kepada Brigpol RL bahwa Brigpol IT sudah menempati kamar 402 selama dua minggu.
Pernyataan Polda Maluku
Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rosita Umasugy, mengonfirmasi kejadian penggerebekan ini. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku menerima laporan mengenai keberadaan salah satu polwan bersama seorang pria di sebuah indekos.
"Memang diterima oleh piket bidang Propam pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 00.29 WIT," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Minggu, 9 Agustus. Ia menambahkan bahwa laporan tersebut disampaikan oleh Brigpol RL mengenai dugaan keberadaan istrinya bersama seorang pria di indekos tersebut.
Langkah Tindak Lanjut
Rosita menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, personel piket Bidang Propam Polda Maluku segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah potensi masalah yang tidak diinginkan. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sepeda motor milik Brigpol IT terparkir di halaman indekos dan sandal Brigpol IT di luar kamar 402.
Namun, saat petugas memeriksa kondisi kamar, mereka tidak menemukan keberadaan orang lain. "Pada saat petugas berhasil memastikan kondisi kamar yang bersangkutan ditemukan seorang diri. Tidak ditemukan keberadaan orang lain ataupun laki-laki lain di dalam kamar sebagaimana informasi awal yang dilaporkan," jelasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan menambah daftar insiden yang melibatkan aparat penegak hukum dalam masalah pribadi.