Jakarta, CNN Indonesia -- Ahmad Sahroni, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, mengusulkan agar pihak kepolisian mengambil langkah tegas terhadap pelaku pembegalan di jalan raya, yang belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Sahroni bahkan meminta agar polisi tidak ragu untuk menembak di tempat para pelaku.
“Ini juga menjadi perhatian, karena masalah ini bukan hanya terjadi di satu wilayah tertentu, seperti di Makassar. Saya sudah menyampaikan bahwa tindakan tegas harus diambil, termasuk menembak di tempat,” ungkap Sahroni di kompleks parlemen pada hari Senin (18/5).
Respon Terhadap Pembentukan Tim Khusus
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan terhadap langkah Polda Metro Jaya yang baru saja membentuk tim khusus untuk menangani kasus begal di wilayah Jabodetabek. Dia mendukung inisiatif kepolisian tersebut demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Ini adalah langkah yang sangat baik untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga di mana pun mereka berada. Oleh karena itu, saya menyampaikan bahwa semua Polda harus menyikapi masalah ini dengan tindakan tegas, yaitu menembak di tempat,” tambahnya.
Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam
Polda Metro Jaya telah membentuk tim pemburu begal untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kombes Pol. Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pembentukan tim khusus ini dilakukan karena aksi kriminalitas jalanan tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga membahayakan nyawa korban.
“Tim kami, baik yang ada di jajaran polsek, polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum, akan disebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” jelas Iman dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Jumat (15/5). Tim pemburu begal ini akan ditempatkan di berbagai titik rawan dan beroperasi selama 24 jam untuk memastikan keamanan serta keselamatan masyarakat.