Jakarta, CNN Indonesia -- Pada hari Jumat, 19 Juni, Polri menyelenggarakan bakti sosial untuk masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri sekaligus menyambut peringatan Hari Bhayangkara yang ke-80.
Bantuan sosial tersebut ditujukan kepada masyarakat yang bergantung pada aktivitas pengelolaan dan pemilahan sampah di kawasan TPA Burangkeng. Kombes Pol Mariochristy P.S Siregar, yang mewakili Polri dalam acara ini, menyampaikan rasa bangga kepada warga yang tetap berusaha dan produktif meskipun dalam kondisi yang sulit.
Apresiasi untuk Masyarakat
"Kami cukup bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang berada di sini. Dari barang-barang yang mungkin tidak terpakai oleh banyak orang, bapak dan ibu mampu menghasilkan nilai kembali. Itu adalah sesuatu yang positif dan patut diapresiasi," ujar Mariochristy dalam rilis yang disampaikan pada hari yang sama.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan perhatian Polri kepada masyarakat yang terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Harapan Warga
Dede Kania, seorang warga berusia 41 tahun yang sehari-hari berjualan kopi di rumah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok yang cukup signifikan, sehingga bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Alhamdulillah, bantuan seperti ini sangat membantu dan bisa meringankan beban ibu-ibu rumah tangga. Apalagi sekarang kondisi ekonomi sedang sulit dan harga kebutuhan banyak yang naik," ungkapnya. Ibu dari tiga anak ini berharap agar Polri terus hadir dan semakin dekat dengan masyarakat.