s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking

Polisi Membawa Senjata Tajam ke Rumah Wali Kota Palopo Terkait Seleksi Direksi PAM

Sebuah video yang menunjukkan seorang polisi membawa senjata tajam ke rumah Wali Kota Palopo, Naili Trisal, viral di media sosial, memicu penyelidikan oleh Propam Polres Palopo.

Made Wirawan

Penulis

01 May 2026
3 kali dibaca
Polisi Membawa Senjata Tajam ke Rumah Wali Kota Palopo Terkait Seleksi Direksi PAM
Ilustrasi. Propam Polres Palopo menyelidiki oknum polisi yang viral membawa parang ke rumah Wali Kota. (iStock/liebre)

Makassar, CNN Indonesia -- Propam Polres Palopo, Sulawesi Selatan, sedang menyelidiki sebuah video viral yang menunjukkan seorang anggota polisi membawa senjata tajam ke rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal. Peristiwa ini memicu perhatian publik dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 24 April 2023, sekitar pukul 01.00 WITA, ketika seorang pria yang diduga oknum polisi berinisial SL, datang ke rumah Wali Kota dengan membawa parang. Menurut kuasa hukum Pemkot Palopo, Sahrul, tindakan tersebut diduga berkaitan dengan ketidakberhasilan anggota keluarga pelaku dalam seleksi direksi Perusahaan Umum Daerah Tirta Mangkaluku (PAM-TM) Palopo. "Isu keterkaitan kegagalan seleksi direksi PAM-TM dengan aksi pelaku memang berkembang di media sosial," ungkap Sahrul.

Sahrul menambahkan bahwa pelaku memiliki hubungan keluarga dengan mantan anggota DPRD Kota Palopo yang ikut dalam seleksi tersebut. Meskipun demikian, kliennya tetap fokus pada proses hukum terkait dugaan pengancaman yang dialami sopir pribadi Wali Kota. "Kami mempercayakan penuh proses ini kepada penyidik," tegasnya. Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam penanganan Propam dan pihaknya masih melengkapi keterangan dari saksi-saksi.

Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Darma, juga mengonfirmasi adanya dugaan pengancaman oleh anggota polisi tersebut. "Ada indikasi anggota, saat ini masih didalami," ujarnya. Dalam video berdurasi 2 menit 2 detik, terlihat pria tersebut berusaha membuka pintu pagar rumah Wali Kota namun terkunci, dan hanya berteriak-teriak di luar.

Oknum polisi berinisial SL ini baru saja dipindahkan dari Polres Enrekang ke Polres Palopo. Kasus ini terus berkembang dan menjadi sorotan, dengan harapan proses hukum dapat memberikan keadilan bagi pihak yang terlibat.

Artikel Terkait