Saturday, 11 July 2026
Peristiwa

Polda Metro Jaya Masih Mendalami Kasus Penggeledahan Terkait Jampidsus

Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam kasus penggeledahan di 12 lokasi terkait dugaan korupsi yang melibatkan nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Penggele...

D
Doni Setiawan
11 July 2026 3 pembaca
Foto: Bayu Adji Republika
Foto: Bayu Adji Republika

Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum menetapkan tersangka dalam kasus penggeledahan di 12 lokasi yang berkaitan dengan dugaan korupsi dan pencucian uang. Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Proses Penyidikan yang Berlanjut

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik masih mendalami kasus ini secara menyeluruh. "Untuk tersangka di tahap berikutnya, penyidik masih melakukan pendalaman, biarkan penyidik dilakukan secara komprehensif dan paripurna," katanya pada Jumat (10/7/2026).

Temuan di Lokasi Penggeledahan

Penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian mencakup beberapa lokasi, termasuk sebuah rumah mewah di kawasan Sentul yang dikaitkan dengan Febrie. Di lokasi tersebut, polisi menemukan 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar AS, 14.083.800 dolar Singapura, serta Rp 100 juta. Selain itu, barang bukti lainnya seperti dua bingkai foto keluarga juga disita.

Dari penggeledahan di lokasi lain, seperti kafe de'Clan di Cipete, Jakarta Selatan, polisi menemukan uang tunai 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar AS, dan Rp 259.159.000. Di sebuah rumah di Cilandak, Jakarta Selatan, ditemukan uang tunai senilai Rp 520 juta dan 133.000 dolar AS. Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa 15 orang saksi, namun belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kaitannya dengan Kasus Korupsi Lain

Penyidik mengaitkan penggeledahan ini dengan berbagai kasus korupsi yang sedang ditangani, termasuk kasus PT Asabri, Jiwasraya, Krakatau Steel, dan dugaan korupsi dalam sektor batubara yang baru-baru ini menyebabkan pemadaman listrik di beberapa daerah di Indonesia.

Tanggapan Febrie Adriansyah

Febrie Adriansyah mengungkapkan ketidakpahamannya mengenai keterkaitannya dengan kasus-kasus yang sedang diselidiki. "Yang pertama soal blackout? Saya juga tidak paham ada kaitan apa saya sebagai Jampidsus dengan blackout?" ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026). Ia juga menyatakan rasa ingin tahunya mengenai proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Febrie mengonfirmasi bahwa rumah yang digeledah di Komplek Parahyangan Golf 2, Babakan Madang, adalah miliknya. Ia menegaskan bahwa uang dan barang yang ditemukan di rumah tersebut memiliki penjelasan yang bisa diverifikasi. "Bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul. Itu ada yang punya. Ada kegiatannya. Orang-orang kegiatannya bisa ditanya," tambahnya.

// Artikel Terkait