Saturday, 11 July 2026
Peristiwa

Perjuangan Ningsih, Pemilik Tahu Baso Mama Ulum dalam Mendorong UMKM

Ningsih, pemilik usaha Tahu Baso Mama Ulum di Jatinegara, Jakarta Timur, telah berhasil meningkatkan omzetnya hingga dua kali lipat dan memberdayakan tetangga sekitar melalui usahanya.

S
Saraswati Indira Alika
10 July 2026 7 pembaca
Foto: Republika
Foto: Republika

Di tengah permukiman yang padat di Jatinegara, Jakarta Timur, aroma tahu bakso yang baru saja dimasak kini menjadi lebih dari sekadar sumber penghasilan bagi Ningsih. Usaha rumahan yang ia mulai sepuluh tahun lalu kini memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.

Ningsih, yang dikenal sebagai pemilik Tahu Baso Mama Ulum, mengungkapkan bahwa omzet usahanya kini mencapai sekitar Rp 16 juta setiap minggu. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya berkisar antara Rp 7 juta hingga Rp 8 juta per pekan.

Peningkatan Usaha Melalui Pendampingan UMKM

Peningkatan tersebut terjadi setelah Ningsih berpartisipasi dalam program inkubasi dan pendampingan UMKM yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS). Setelah mengikuti pelatihan, Ningsih merasakan lonjakan pesanan yang membuatnya tidak lagi mampu mengelola produksi sendirian. Ia pun mengajak tetangganya untuk turut serta dalam proses pembuatan tahu bakso.

"Dulu saya mengerjakan semuanya sendiri. Sekarang karena pesanan semakin banyak, saya mengajak tetangga ikut membuat tahu bakso," ungkap Ningsih dalam sebuah siaran pers.

Dampak Positif bagi Masyarakat Sekitar

Ternyata, keterampilan yang diperoleh para tetangga saat membantu produksi tahu bakso menjadi modal bagi mereka untuk membuka usaha sendiri. Beberapa di antara mereka kini telah mulai menerima pesanan tahu bakso secara mandiri.

"Dampaknya bukan hanya dirasakan saya dan keluarga. Banyak tetangga yang sekarang bisa berjualan tahu bakso dan mendapatkan tambahan penghasilan setiap hari," tambah Ningsih.

// Artikel Terkait