Saturday, 11 July 2026
Peristiwa

Pengembalian Dua Arca Buddha Abad Ke-8 ke Indonesia oleh Jaksa AS

Jaksa Amerika Serikat mengumumkan pengembalian dua arca perunggu Buddha yang dicuri dari Indonesia setelah menyelesaikan proses hukum. Pengembalian ini dilakukan dalam upacara di KJRI New York.

S
Stephanie Marissa
10 July 2026 13 pembaca
Foto: Kedubes AS
Foto: Kedubes AS

Kantor Jaksa Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa mereka telah mengembalikan dua arca perunggu yang dicuri dari Indonesia. Pengembalian ini dilakukan setelah penyelidikan yang ditangani oleh Jaksa di New York selesai.

Komitmen untuk Menghentikan Perdagangan Seni Ilegal

Dalam siaran pers yang dirilis oleh kedutaan di Jakarta pada Jumat (10/7/2026), Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Jay Clayton, menyatakan, "Kami akan terus bekerja sama dengan Penyelidik Keamanan Dalam Negeri AS (HSI) guna menghentikan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan dari karya seni bersejarah." Dia menambahkan bahwa pihaknya berterima kasih kepada kolektor yang telah dengan sukarela mengembalikan arca tersebut dengan aman, dan merasa bangga dapat memulangkan karya seni ke tanah asalnya.

Clayton juga menegaskan, "Kantor kejaksaan berkomitmen penuh untuk memberantas perdagangan gelap karya seni dan benda purbakala hasil curian maupun jarahan."

Detail Arca yang Dikembalikan

Arca yang dikembalikan adalah dua arca perunggu Buddha Avalokiteshvara dalam posisi berdiri yang berasal dari abad ke-8, dengan tinggi masing-masing sekitar 16 dan 20 inci (sekitar 40,64 cm dan 50,8 cm). Arca-arca ini diambil secara ilegal dari situs arkeologi di Indonesia oleh sekelompok penjarah beberapa dekade lalu, dan kemudian dijual kepada Latchford yang tinggal di Bangkok, Thailand. Latchford menjual benda-benda bersejarah tersebut kepada kolektor di AS antara tahun 2003 dan 2007, dengan mencoba menyembunyikan fakta bahwa benda-benda tersebut adalah hasil curian.

Pada akhir tahun 2021, kolektor tersebut secara sukarela mengembalikan total 34 benda purbakala yang berasal dari Kamboja dan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang dibeli dari Latchford. Di antara 34 benda tersebut, terdapat dua arca perunggu dari Indonesia.

// Artikel Terkait