Persib Bandung mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan rasisme yang melibatkan kapten tim, Marc Klok. Dalam situasi yang memanas ini, klub yang dikenal dengan julukan Pangeran Biru tersebut meminta semua pihak untuk menahan diri dan menghormati asas praduga tak bersalah.
Dalam pernyataan tersebut, Persib menegaskan bahwa tuduhan serius seperti rasisme seharusnya tidak dilontarkan tanpa adanya bukti yang jelas. Mereka juga mendesak agar setiap proses yang berlangsung dilakukan dengan objektif, transparan, dan adil oleh pihak berwenang. "Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang," tulis pernyataan resmi Persib.
Ketegangan meningkat setelah Bhayangkara FC melaporkan Marc Klok atas dugaan mengeluarkan kata-kata bernada rasis kepada pemain mereka, Henry Doumbia, dalam laga yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Namun, Klok membantah tuduhan tersebut dengan tegas, menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman di lapangan. Ia menjelaskan bahwa ucapannya yang meminta bola kembali, "give me the ball back," disalahartikan menjadi kata-kata yang bernuansa rasis.
Dengan situasi yang terus berkembang, perhatian publik kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak-pihak terkait dalam menyelesaikan masalah ini.