Tuesday, 29 September 2026
Peristiwa

Peringatan Tegas untuk Pemilik KMP Virgo dan Asuransi Terkait Pengangkatan Kapal

Kementerian Perhubungan memberikan peringatan kepada pihak asuransi KMP Virgo untuk segera melaksanakan pengangkatan kapal. Pemilik kapal juga telah menerima peringatan kedua dari KSOP Banjarmasin.

S
Stephanie Marissa
28 September 2026 3 pembaca
Foto: Dok. Kemenhub
Foto: Dok. Kemenhub

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan peringatan tegas kepada pihak asuransi KMP Virgo Transport 8 agar segera melakukan pengangkatan kapal atau salvage. Selain itu, pemilik kapal juga telah mendapatkan peringatan kedua dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin.

Upaya Pengangkatan Kapal

Kepala KSOP Banjarmasin, Heri Purwanto, menyatakan bahwa pihaknya bersama Basarnas terus mendorong pemilik KMP Virgo dan pihak asuransi untuk segera melaksanakan operasi salvage. Berdasarkan informasi terakhir, operasi salvage direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. "Jadi informasi terakhir kemarin ada pertemuan hari Minggu (Ahad) kemarin bahwa pihak asuransi yang diwakili oleh P&I itu sekarang ini sedang menunjuk mitra pelaksana salvage-nya. Mungkin dalam waktu dekat, sudah ditunjuk," ungkapnya saat konferensi pers secara daring.

Dia juga menambahkan bahwa terdapat dua kandidat dari luar negeri yang diusulkan untuk pelaksanaan operasi salvage oleh pihak asuransi, yaitu satu dari Amerika Serikat dan satu lagi dari Inggris. Pemilihan dua kandidat ini didasarkan pada kemampuan peralatan yang mereka miliki.

Persiapan dan Mitigasi

Menurut Heri, peralatan yang diperlukan untuk operasi salvage sudah berada di Singapura, termasuk crane dengan kapasitas 3.000 ton dan 5.000 ton. "Jadi tinggal penunjukan pelaksana salvage-nya, tapi untuk mitra pelaksana salvage-nya itu ada mitra lokalnya, lokal partner-nya itu sudah ditunjuk, kalau nggak salah itu dari Jasalindo," ujarnya. Jasalindo telah terlibat sejak awal dalam kegiatan ini dan telah memberikan data-data yang diperlukan.

Setelah pelaksana salvage ditunjuk, mitra lokal akan melakukan mitigasi kondisi kapal di lokasi sembari menunggu kedatangan peralatan yang dibutuhkan. Diharapkan seluruh administrasi dan kebutuhan teknis pelaksanaan salvage dapat berada di lokasi dalam waktu tidak lebih dari satu pekan. "Mudah-mudahan tidak kurang dari 1 minggu seluruh perlengkapan salvage juga sudah sesuai yang dijadwalkan," tambahnya.

Heri menegaskan bahwa pelaksanaan operasi salvage ini menjadi fokus perhatian Kemenhub. Kemenhub juga telah memberikan peringatan keras kepada pihak asuransi untuk segera melakukan pengangkatan KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. "Bahkan dari Kementerian Perhubungan juga sudah menyampaikan surat teguran keras kepada P&I. Kami pun, KSOP, juga sudah memberikan teguran kedua juga kepada owner untuk segera melaksanakan kegiatan salvage ini," tuturnya. Dia memastikan akan terus mengawal agar pemilik KMP Virgo dapat segera melakukan pengangkatan kapal, terutama karena masih ada korban yang belum ditemukan.

// Artikel Terkait