Denpasar, Polisi dari Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sedang menindaklanjuti laporan mengenai dugaan ancaman bom yang diterima melalui media elektronik pada Minggu malam, 2 Agustus. Menurut Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, informasi tersebut diterima dari pihak Angkasa Pura sekitar pukul 21.58 WITA.
Setelah menerima informasi tersebut, petugas dari Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai segera mengambil langkah-langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. "Menerima informasi tersebut, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui satuan reserse kriminal langsung melakukan langkah-langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Penyelidikan dan Koordinasi dengan Instansi Terkait
Ipda I Gede Suka Artana menjelaskan bahwa kepolisian juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap informasi tersebut. Hal ini termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan memanggil pihak-pihak yang menerima informasi elektronik untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. "Kami terus melakukan penyelidikan dan mendalami informasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh langkah dilakukan secara profesional dengan melibatkan koordinasi bersama pihak terkait," tegasnya.
Keamanan di Bandara Tetap Terjaga
Meskipun adanya laporan tersebut, Ipda I Gede Suka Artana memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap aman dan kondusif. Aktivitas penerbangan serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara berjalan seperti biasa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar, termasuk hoaks yang dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai demi kenyamanan seluruh penumpang dan pengguna jasa bandara," ujarnya.
Sebelumnya, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai juga memberikan penjelasan terkait adanya dugaan ancaman bom. "Pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom," kata Eka Sandi dalam keterangan tertulis. Ia menambahkan bahwa komite keamanan dan instansi terkait segera melaksanakan prosedur penanganan ancaman keamanan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. "Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan indikasi kebenaran atas informasi yang diterima pihak bandara. Dengan demikian, dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan secara aman, lancar, dan terkendali," imbuhnya.