Monday, 12 October 2026
Hukum & Kriminal

--- Penemuan Jasad Pria Terbungkus Sleeping Bag di Kebon Jeruk ---

--- Polisi sedang menyelidiki penemuan jasad seorang pria yang ditemukan terbungkus kantong tidur di sebuah kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penemuan ini menarik perhatian publik melalui media sosia...

N
Ni Luh Ayu Sari
11 October 2026 12 pembaca
Polisi tengah menyelidiki penemuan jasad seorang pria dalam kondisi terbungkus kantong tidur (sleeping bag) di sebuah kamar kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ilustrasi. (Istockphoto/Katarzyna Bialasiewicz).
Polisi tengah menyelidiki penemuan jasad seorang pria dalam kondisi terbungkus kantong tidur (sleeping bag) di sebuah kamar kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ilustrasi. (Istockphoto/Katarzyna Bialasiewicz).
---TITLEEXCERPT--- Polisi sedang menyelidiki penemuan jasad seorang pria yang ditemukan terbungkus kantong tidur di sebuah kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penemuan ini menarik perhatian publik melalui media sosial. ---CONTENT---

Jakarta, CNN Indonesia -- Penemuan jasad seorang pria dalam kondisi terbungkus kantong tidur terjadi di sebuah kamar kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Informasi mengenai penemuan jasad tersebut mulai beredar di media sosial, termasuk diunggah oleh akun Instagram @infojakbar24. Dalam unggahan tersebut, terlihat jasad pria itu ditemukan terbungkus sleeping bag berwarna hitam pada hari Kamis, 8 Oktober.

Dalam keterangan yang tertera pada unggahan tersebut, jenazah saat ditemukan mirip mumi karena terbungkus selimut hitam, dan proses penyelidikan sedang dilakukan oleh Polsek Kebon Jeruk.

Pernyataan Pihak Kepolisian

Kapolsek Kebon Jeruk, Ajun Komisaris Polisi Darto Napitupulu, mengonfirmasi bahwa jasad tersebut memang ditemukan dalam keadaan terbungkus sleeping bag. "Iya jasad kebetulan pakai sleeping bag," jelas Darto kepada wartawan pada Minggu, 11 Oktober.

Setelah penemuan jasad itu, pihak kepolisian membawa jenazah ke RS Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan pemeriksaan visum. Darto menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. "Sudah di visum RS Polri. Hasil tidak ada kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia," tuturnya.

Penyelidikan Lanjutan

Meskipun hasil visum menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan, Darto menekankan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban. "Untuk penyelidikan lebih lanjut sekarang lagi diperiksa di laboratorium Mabes Polri," ujarnya.

// Artikel Terkait