s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Peristiwa

Pembunuhan Tragis Lansia di Riau: Menantu Terlibat dalam Aksi Keji

Seorang wanita berusia 60 tahun, Dumaris Deniwati Boru Sitio, dibunuh secara brutal di Pekanbaru, Riau, oleh empat pelaku yang diduga melibatkan menantunya.

Agung Maulana

Penulis

02 May 2026
2 kali dibaca
Pembunuhan Tragis Lansia di Riau: Menantu Terlibat dalam Aksi Keji
Momen saat menantu menyalami lansia di Pekanbaru, Riau, hingga korban dikepruk kayu. (dok. Istimewa)

Pekanbaru - Sebuah insiden pembunuhan yang mengerikan terjadi di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, di mana seorang lansia bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) tewas setelah kepalanya dipukul berkali-kali dengan balok kayu. Kejadian ini berlangsung pada Rabu (29/4/2026) siang dan telah terekam dalam CCTV yang menunjukkan aksi para pelaku.

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku terdiri dari empat orang, dan identitas mereka saat ini telah diketahui oleh pihak kepolisian. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. "Alhamdulillah sudah ada titik terang," ungkapnya saat dihubungi wartawan pada Sabtu (2/5/2026).

Rekaman CCTV menunjukkan awal mula kejadian ketika sebuah mobil hitam berhenti di depan rumah korban. Seorang wanita berkaus hitam, yang diduga menantu korban berinisial AF, terlihat memasuki halaman rumah diikuti oleh seorang wanita lain yang mengenakan jaket hoodie biru. Tak lama kemudian, dua pria menyusul mereka. Korban kemudian keluar dari dalam kamar dan menyambut kedatangan 'tamu' tersebut dengan ramah.

Kapolres membenarkan bahwa wanita berkaus hitam tersebut adalah menantu korban. Setelah beberapa saat berbincang, situasi tampak normal. Namun, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan kaus abu-abu dan bermasker masuk ke ruang tengah dan langsung menyerang korban dengan balok kayu, memukul kepalanya berkali-kali hingga korban terjatuh. Pelaku kemudian merusak kamera CCTV sebelum melarikan diri dengan membawa barang berharga, termasuk perhiasan dan uang tunai sebesar SGD 400.

Kapolres menyebut bahwa pria yang melakukan serangan tersebut diduga merupakan selingkuhan dari menantu korban. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini dan memerintahkan jajaran Polresta Pekanbaru untuk segera menangkap pelaku. Ia menekankan pentingnya pengungkapan kasus ini sebagai kewajiban moral Polri terhadap masyarakat. "Setiap tetes keringat anggota Polri itu membuat perubahan kepercayaan publik," ujarnya.

Kasus pembunuhan ini menjadi sorotan publik, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap tuntas peristiwa tragis ini. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai motif dan keterlibatan semua pelaku.

Artikel Terkait