Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Tangerang, Banten, menginformasikan bahwa sebanyak 62 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut telah menghentikan operasionalnya. Penutupan ini disebabkan oleh belum cairnya anggaran yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Tangerang, Priyo Basuki, mengungkapkan bahwa penghentian operasional dapur SPPG ini sudah berlangsung selama satu minggu. "Total ada 62 SPPG berhenti, karena kebanyakan yang belum pencairan anggaran," ujarnya di Tangerang pada hari Rabu.
Alasan Penghentian Operasional
Priyo menjelaskan bahwa penghentian ini terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang, dan hal ini disebabkan oleh anggaran yang belum diterima dari BGN Pusat. "Sudah terjadi sejak minggu ini, kebanyakan SPPG yang berhenti karena belum turun anggaran. Tapi untuk SPPG yang baru akan running," tambahnya.
Jumlah Penerima Manfaat dan Anggaran
Menurut Priyo, di Kabupaten Tangerang terdapat total 295 SPPG yang mencakup sekitar 750.220 penerima manfaat. Ia juga menjelaskan bahwa anggaran untuk program ini diatur berdasarkan keputusan Kepala BGN mengenai petunjuk teknis penyelenggaraan MBG. Anggaran tersebut dihitung berdasarkan nilai Rp6 juta per hari, yang diperoleh dari estimasi biaya fasilitas, sewa lahan, bangunan dapur, gudang, alat masak modern, dan lain-lain, dengan biaya Rp2.000 per porsi dikalikan kapasitas layanan maksimal 3.000 penerima manfaat. Insentif ini diberikan selama 313 hari dalam setahun, dikurangi hari Minggu, dan dibayarkan maksimal setiap dua pekan operasional.
Di sisi lain, tiga orang pimpinan baru BGN telah dilantik melalui Keputusan Presiden RI Nomor 18/M Tahun 2026 pada tanggal 8 Juni 2026. Mereka adalah Kepala BGN Naniek Sudaryati Deyang dan dua wakilnya, Mayjen TNI Trenggono serta Agustina Arumsari.
Dalam konteks ini, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman juga telah melakukan audiensi dengan Kepala BGN Nanik S. Deyang dan dua wakilnya untuk membahas evaluasi penerima manfaat serta operasional dapur makan bergizi gratis (MBG).