Pelatih ganda campuran nasional Indonesia, Nova Widianto, percaya bahwa Malaysia telah menemukan "bakat istimewa" dalam diri Noraqilah Maisarah Ramdan. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar bagi remaja berusia 19 tahun ini adalah untuk tetap rendah hati saat meraih kesuksesan di tingkat senior.
Noraqilah telah menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu prospek ganda muda yang paling menjanjikan di negara tersebut, terutama dalam nomor ganda putri dan ganda campuran selama setahun terakhir. Ia mendapat banyak pujian berkat kemampuan teknis dan fleksibilitasnya. Meskipun Nova Widianto yakin akan potensi besar yang dimiliki Noraqilah, ia juga berkomitmen untuk memastikan bahwa kesuksesan awal tidak menghambat perkembangan jangka panjangnya.
Pengamatan Nova Widianto
"Saya telah mengamati Noraqilah sejak dia masih kecil. Dia memiliki banyak bakat dan kemampuannya adalah sesuatu yang tidak perlu kita ragukan," ungkap Nova. "Dia memiliki bakat istimewa, tetapi yang harus kita perhatikan sekarang adalah karakternya. Jika kita terlalu memujinya atau terlalu cepat mendorongnya, itu bisa memengaruhi mentalitasnya."
Nova menekankan pentingnya mengembangkan Noraqilah secara bertahap. "Kita harus mengembangkannya selangkah demi selangkah. Bakat saja tidak cukup. Kita juga perlu memastikan dia tetap rendah hati karena itu sama pentingnya jika dia ingin sukses di level tertinggi," tambahnya.
Perbandingan dengan Rekan Setim
Nova Widianto juga memberikan perbandingan menarik antara Noraqilah dan rekan setim seniornya, Cheng Su Yin. Ia menyatakan bahwa meskipun Noraqilah mungkin memiliki bakat alami yang lebih besar, ada kualitas lain yang perlu terus diasah. "Dari segi talenta, saya rasa Noraqilah lebih unggul. Namun, Su Yin saat ini memiliki semangat juang dan ketangguhan mental yang lebih kuat. Itu adalah sesuatu yang dapat terus dipelajari dan ditingkatkan oleh Noraqilah."
Noraqilah saat ini berkompetisi di ganda putri bersama Low Zi Yu dan ganda campuran bersama Loo Bing Kun. Nova percaya bahwa akan tiba saatnya bagi Noraqilah untuk fokus pada satu disiplin jika ingin mencapai potensi penuhnya di panggung internasional. "Bagi pemain muda, saya rasa bagus jika mereka bermain ganda putri dan ganda campuran karena itu membantu perkembangan mereka secara keseluruhan. Namun, jika Anda ingin berkompetisi di level tertinggi, terutama dengan mempertimbangkan Olimpiade, pada akhirnya Anda harus memilih satu cabang olahraga dan fokus padanya."
Saat ini, Nova Widianto merasa puas membiarkan Noraqilah terus mendapatkan pengalaman di kedua disiplin tersebut, sambil terus memantau tidak hanya penampilannya tetapi juga sikap dan perkembangan di luar kompetisi. Kemajuan yang stabil dari Noraqilah mulai menunjukkan hasil yang positif. Tahun ini, ia berhasil mencapai perempat final ganda putri di Australian Open Super 500 bersama Low Zi Yu dan menjadi runner-up di Baoji China Masters Super 100. Sebelumnya, ia juga meraih gelar di Swedish Open International Series dalam nomor ganda putri dan ganda campuran. Di level junior, ia berhasil meraih posisi kedua di ganda putri dan semifinalis ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior tahun lalu.