Monday, 17 August 2026
Olahraga

Kondisi Kong Hee Yong Masih Menjadi Tanda Tanya Menjelang Asian Games 2026

Cedera yang dialami oleh Kong Hee Yong membuat keikutsertaannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diragukan, dengan asosiasi bulu tangkis Korea mempertimbangkan opsi pemain pengganti.

M
Made Wirawan
17 August 2026 3 pembaca
Kim Hye Jeong-Kong Hee Yong/[Foto:Xportsnews]
Kim Hye Jeong-Kong Hee Yong/[Foto:Xportsnews]

Partisipasi Kong Hee Yong, bintang ganda putri dari Jeonbuk Bank, di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kini berada dalam ketidakpastian akibat cedera yang dideritanya. Asosiasi Bulu Tangkis Korea bahkan tengah mempertimbangkan untuk memilih pemain pengganti jika Kong Hee Yong tidak dapat berkompetisi.

Tim bulu tangkis nasional Korea berangkat dari Bandara Internasional Incheon pada tanggal 14 untuk mengikuti Kejuaraan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, mulai tanggal 17. Di antara para pemain yang menarik perhatian di kejuaraan ini adalah An Se Young, yang baru-baru ini mundur dari Japan Open (Super 750) karena cedera kaki, namun memutuskan untuk kembali bertanding setelah menjalani rehabilitasi.

Kondisi Ganda Putri yang Memprihatinkan

Sementara itu, situasi berbeda dialami pasangan ganda putri. Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong, yang saat ini menduduki peringkat 6 dunia, tidak dapat berkompetisi di Kejuaraan Dunia. Asosiasi Bulu Tangkis Korea telah mengumumkan pada tanggal 12 bahwa "pasangan Gong Hee Yong-Kim Hye Jeong akhirnya akan menarik diri dari Kejuaraan Dunia karena cedera lutut Gong Hee Yong."

Masalah ini menjadi semakin kompleks menjelang Asian Games yang akan datang. Pada tanggal 14, pelatih kepala Park Joo Bong mengungkapkan bahwa ia mempertimbangkan kemungkinan untuk memilih pemain pengganti sebagai langkah antisipasi jika Gong Hee Yong tidak dapat berpartisipasi secara normal di Asian Games yang dijadwalkan pada bulan September.

Perjalanan Karir dan Pemulihan Kong Hee Yong

Pasangan Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong sempat terpisah sementara waktu karena Kong Hee Yong menjalani operasi lutut kanan pada bulan Februari. Selama masa pemulihan Kong, Kim Hye Jeong berkompetisi dengan beberapa pemain lain seperti Jung Na Eun dan Baek Ha Na. Setelah menjalani rehabilitasi yang cukup panjang, Kong Hee Yong kembali ke lapangan bulan lalu dan berhasil membawa pasangan tersebut meraih gelar juara di Japan Open dengan mengalahkan pasangan peringkat 2 dunia, Zhang Shuxian dan Jia Yifan, dengan skor 2-1 (14-21, 21-15, 30-29).

Namun, mereka harus menghadapi kenyataan pahit ketika tersingkir di babak 16 besar China Open (Super 1000) setelah kalah dari pasangan peringkat 85 dunia, Benyapa Aimsard dan Nuntakarn Aimsard dari Thailand. Selain itu, Gong Hee Yong juga terpaksa mundur dari Kejuaraan Dunia setelah mengalami masalah lutut kembali saat mempersiapkan diri untuk ajang tersebut.

Dengan Asian Games yang hanya tinggal sebulan lagi, perhatian tim nasional semakin meningkat. Tim bulu tangkis putri Korea berambisi untuk meraih medali emas kedua berturut-turut di nomor beregu putri. Mengingat bahwa nomor beregu terdiri dari tiga pertandingan tunggal dan dua pertandingan ganda, kehadiran pasangan ganda yang kuat sangatlah krusial. Jika Kong Hee Yong dan Kim Hye Jeong tidak dapat berkompetisi secara optimal, perubahan dalam susunan pemain ganda tim nasional akan menjadi hal yang tidak terhindarkan.

Dengan kembalinya An Se Young dari cedera, bulu tangkis Korea kini menghadapi tantangan baru dengan ketidakpastian kondisi Kong Hee Yong menjelang Asian Games. Sejauh mana ia dapat memulihkan lututnya dalam waktu yang tersisa menjadi faktor penentu bagi Korea dalam usaha meraih gelar beregu putri kedua secara berturut-turut.

// Artikel Terkait