s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Siap Hadapi FIBA 3x3 Women’s Series di Manila Menuju Asian Games 2026 Maxime Esteve Desak Pemain Burnley Ambil Tanggung Jawab --- Inovasi Air Purifier Dapat Kurangi Risiko Pneumonia pada Anak-anak --- ICA Selenggarakan Spelling Bee untuk Tingkatkan Kosakata dan Kepercayaan Diri Siswa --- Uang yang Dimakan Rayap: Apakah Dapat Ditukar di Bank Indonesia? Ini Syarat dan Prosedurnya --- Wakil Rektor Unived Bengkulu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Mahasiswa Said PDIP Terkejut dengan Pernyataan Amien Rais: Minta Maaf Tidak Menurunkan Derajat Persib Bandung Siap Hadapi PSIM Yogyakarta dengan Kekuatan Penuh Statistik Menarik Jelang Pertandingan Arsenal vs Atletico Madrid di Liga Champions UIN Saizu Selenggarakan Tes TOEFL ITP Online untuk Dukung Program BIB Kemenag 2026 Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Siap Hadapi FIBA 3x3 Women’s Series di Manila Menuju Asian Games 2026 Maxime Esteve Desak Pemain Burnley Ambil Tanggung Jawab --- Inovasi Air Purifier Dapat Kurangi Risiko Pneumonia pada Anak-anak --- ICA Selenggarakan Spelling Bee untuk Tingkatkan Kosakata dan Kepercayaan Diri Siswa --- Uang yang Dimakan Rayap: Apakah Dapat Ditukar di Bank Indonesia? Ini Syarat dan Prosedurnya --- Wakil Rektor Unived Bengkulu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Mahasiswa Said PDIP Terkejut dengan Pernyataan Amien Rais: Minta Maaf Tidak Menurunkan Derajat Persib Bandung Siap Hadapi PSIM Yogyakarta dengan Kekuatan Penuh Statistik Menarik Jelang Pertandingan Arsenal vs Atletico Madrid di Liga Champions UIN Saizu Selenggarakan Tes TOEFL ITP Online untuk Dukung Program BIB Kemenag 2026
Olahraga

Maxime Esteve Desak Pemain Burnley Ambil Tanggung Jawab

Maxime Esteve menegaskan pentingnya tanggung jawab pemain Burnley atas performa buruk yang menyebabkan degradasi, setelah kekalahan melawan Leeds United.

Ni Luh Ayu Sari

Penulis

04 May 2026
1 kali dibaca
Maxime Esteve Desak Pemain Burnley Ambil Tanggung Jawab
Maxime Esteve soroti performa Burnley usai degradasi. (Foto: Jorge Horsted/News Images/NurPhoto via Getty Images)

Maxime Esteve menyoroti kinerja buruk Burnley yang semakin memburuk sepanjang musim ini, menegaskan bahwa para pemain perlu mengambil tanggung jawab penuh atas hasil negatif yang berujung pada degradasi. Dalam pertandingan melawan Leeds United pada Sabtu (2/5/2026), Burnley kembali mengalami kekalahan dengan skor 3-1, yang membuat mereka hanya meraih satu kemenangan dari 26 pertandingan liga terakhir, menandakan musim yang sangat sulit.

Keadaan semakin rumit setelah klub memutuskan untuk berpisah dengan pelatih Scott Parker beberapa hari sebelumnya. Saat ini, Mike Jackson menjabat sebagai pelatih sementara dan langsung memimpin tim dalam laga tersebut. Esteve dalam wawancaranya tidak mencari-cari alasan di balik performa buruk tim, melainkan menegaskan bahwa tanggung jawab utama tetap ada pada para pemain, meskipun ada perubahan di posisi pelatih. “Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk, dan hal yang sama terjadi di awal babak kedua setelah sempat mendapatkan momentum,” ungkap Esteve.

Esteve juga menyoroti masalah konsistensi yang terus menerus terjadi sepanjang musim. “Ini seperti saat melawan Nottingham Forest, ketika kami kehilangan momentum, tim lawan langsung menghukum kami dan sulit untuk bangkit kembali,” tambahnya. Bek asal Prancis itu menegaskan bahwa seluruh pemain harus menerima situasi ini dengan lapang dada. “Kami bertanggung jawab atas semuanya, saya tidak punya masalah dengan itu. Ketika Anda hanya memiliki 20 poin, itu juga soal kepercayaan diri,” jelasnya.

Walaupun telah dipastikan terdegradasi, Esteve menekankan bahwa tim ingin menutup musim dengan cara yang lebih baik. Ia menyebutkan bahwa masih ada tiga pertandingan tersisa yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Kami ingin memberikan segalanya untuk diri kami sendiri. Kami tahu kami tidak bangga dengan musim ini, tetapi kami tetap kompetitor,” tutup Esteve. Pernyataan ini mencerminkan keinginan Burnley untuk setidaknya mengakhiri musim dengan performa yang lebih positif, meskipun tekanan untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi kebangkitan di musim depan tetap besar.

Artikel Terkait