Bandung, CNN Indonesia -- Kuswara Iskandar, seorang pengemudi ojek online berusia 61 tahun, mengalami pengeroyokan oleh sekelompok orang ketika sedang mengantar penumpang di Simpang Otista-Sudirman, Astanaanyar, Kota Bandung, pada Selasa (1/9) dini hari. Akibat dari serangan tersebut, korban mengalami beberapa luka akibat dipukul dengan tongkat besi. Para pelaku langsung ditangkap oleh pihak kepolisian.
“Akibat pengeroyokan, korban alami luka bagian hidung, wajah, dan bengkak bagian tangan sebelah kanan,” jelas Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal, saat dihubungi pada Rabu (2/9).
Awal Mula Pengeroyokan
Insiden pengeroyokan yang menimpa lansia ini bermula saat korban melintas di Simpang Jalan Otista-Sudirman untuk mengantar penumpangnya. Di lokasi tersebut, korban berpapasan dengan tiga orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Para pelaku yang teridentifikasi bernama Aldi Gunawan (29) dan Reza Gunawan (22), keduanya warga Padasuka, serta Rizki Ananda (21) dari Cikutra, dalam keadaan mabuk akibat minuman keras. Saat itu, mereka menerobos lampu merah dan hampir bersenggolan dengan korban. Korban pun mengeluhkan tindakan berbahaya tersebut dengan mengeluarkan kata-kata umpatan.
Serangan dan Penangkapan
Umpatan yang dilontarkan oleh korban terdengar oleh para pelaku, yang kemudian meneriaki korban untuk menghentikan kendaraannya. “Setelah itu, korban lalu diserang oleh tiga pelaku menggunakan tongkat besi. Keributan tersebut di lerai oleh warga sekitar dan ojol serta dugaan pelaku diamankan oleh petugas kepolisian dan dibawa ke Mapolsek Astanaanyar,” tambah Kapolsek.
Saat ini, ketiga pelaku sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa salah satu pelaku juga terkonfirmasi mengonsumsi obat-obatan terlarang.