Sunday, 09 August 2026
Hukum & Kriminal

Lansia Berusia 70 Tahun Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Barang Berharga Hilang

Seorang perempuan lanjut usia bernama Ivonne mengalami dugaan penyekapan dan perampokan di sebuah apartemen di Serpong, Tangerang Selatan, yang mengakibatkan hilangnya sejumlah barang berharga.

N
Ni Luh Ayu Sari
09 August 2026 4 pembaca
Ilustrasi. Seorang lansia mengaku menjadi korban penyekapan dan perampokan di apartemen Serpong. (iStockphoto/coldsnowstorm)
Ilustrasi. Seorang lansia mengaku menjadi korban penyekapan dan perampokan di apartemen Serpong. (iStockphoto/coldsnowstorm)

Tangerang Selatan, CNN Indonesia -- Ivonne, seorang perempuan berusia 70 tahun, mengklaim telah menjadi korban penyekapan dan perampokan di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, pada Selasa (4/8). Dalam insiden tersebut, beberapa barang miliknya dilaporkan hilang, termasuk satu unit mobil, telepon seluler, dan dokumen penting lainnya.

Ivonne melaporkan kejadian ini ke Polsek Serpong pada Sabtu (8/8). Dia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika ia dan seorang teman memiliki urusan bisnis di Jakarta. Karena urusan tersebut belum selesai dan Ivonne harus melanjutkan perjalanan ke Bandung keesokan harinya, mereka memutuskan untuk menginap di apartemen di Serpong.

Awal Mula Kejadian

Setibanya di apartemen sekitar pukul 20.00 WIB, Ivonne diarahkan menuju sebuah unit di lantai 17. "Sampai di sana ternyata sudah tutup. Karena mobil saya mobil genap, di sana waktu itu mobil ganjil. Jadi kami langsung balik," ungkap Ivonne setelah melaporkan kejadian tersebut.

Setelah memasuki unit apartemen, Ivonne diminta oleh temannya untuk membersihkan diri di kamar mandi. Namun, saat ia keluar dari kamar mandi, temannya sudah tidak ada di dalam ruangan. Ivonne pun menyadari bahwa barang-barang miliknya, termasuk kunci mobil, tas berisi dokumen penting, dan handphone, telah hilang.

Upaya Mencari Pertolongan

Ivonne berusaha keluar dari unit tersebut, tetapi mendapati pintu terkunci dari luar. "Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar," ujarnya.

Dia kemudian mengetuk pintu untuk meminta bantuan. Petugas keamanan apartemen yang mengetahui situasi tersebut segera datang dan membuka pintu secara paksa. "Iya betul saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak," jelasnya.

Akibat dari kejadian ini, Ivonne kehilangan satu unit mobil, handphone, dan sejumlah dokumen penting. Dia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini. "Harapan saya pelaku dapat ditangkap dan supaya ini jadi pelajaran buat yang lain. Jangan terlalu percaya, walaupun itu sudah seperti keluarga sendiri atau seperti apa," tuturnya.

Kepala Polsek Serpong, Kompol Hardono, mengkonfirmasi adanya laporan mengenai dugaan penyekapan terhadap seorang lansia di apartemen tersebut. "Betul telah terjadi penyekapan terhadap seorang lansia di wilayah Serpong, tepatnya di salah satu apartemen wilayah Serpong," kata Hardono.

Dia menambahkan bahwa pelaku diduga membawa sejumlah barang milik korban setelah melakukan penyekapan, termasuk handphone, surat berharga, dan satu unit mobil. "Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil," ujarnya.

Hardono juga menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa korban untuk mengumpulkan informasi terkait kejadian dan mengidentifikasi pelaku. "Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita amankan," katanya.

// Artikel Terkait