Friday, 21 August 2026
Hukum & Kriminal

KPK Tangkap Tangan Wakil Rektor Unsoed dan Beberapa Pihak Lain

Ketua KPK mengungkapkan bahwa selain Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman, ada pihak lain yang juga terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki. Operasi Tangkap Tangan ini dilakukan pada Kamis...

G
Gilang Bagas Baskara
21 August 2026 18 pembaca
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan penyelidikan terhadap oknum lain dalam OTT di Unsoed. Dikabarkan, lima orang terjaring, termasuk dua wakil rektor. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan penyelidikan terhadap oknum lain dalam OTT di Unsoed. Dikabarkan, lima orang terjaring, termasuk dua wakil rektor. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan bahwa penyelidikan menyangkut pihak lain selain Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung pada Kamis (20/8). "Bukan hanya Warek, ada oknum lainnya yang sedang didalami oleh penyelidik," jelas Setyo melalui pesan tertulis kepada CNNIndonesia.com pada Jumat (21/8).

Detail Penangkapan

Setyo Budiyanto belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut, karena penyelidik masih bekerja hingga pagi hari. Sumber dari internal KPK yang mengetahui pelaksanaan OTT ini mengungkapkan bahwa setidaknya lima orang telah terjaring dalam operasi tersebut. Di antara mereka, terdapat Wakil Rektor 1, NF, dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, NAP.

Pihak lain yang terlibat adalah AW dan M sebagai pihak ketiga, serta satu staf dari wakil rektor. "Terkait penerimaan jalur mandiri kedokteran," ungkap sumber tersebut saat dikonfirmasi mengenai kasus yang sedang diselidiki pada Kamis malam.

Proses Lanjutan dan Penangkapan di Bogor

Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini. Namun, dilansir dari detik.com, KPK membawa setidaknya lima orang ke Jakarta setelah melakukan pemeriksaan di gedung Sat Reskrim Mapolresta Banyumas. Salah satu dari mereka adalah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Prof Norman Arie Prayoga. Rombongan KPK keluar dari gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas pada pukul 22.45 WIB, membawa beberapa tas yang diduga berisi dokumen.

Secara bersamaan, KPK juga melaksanakan OTT di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di mana sejumlah kepala dinas terjaring dalam operasi tersebut. Namun, rincian lebih lanjut mengenai kegiatan tangkap tangan ini belum disampaikan secara resmi oleh KPK.

// Artikel Terkait