Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain itu, penyelidikan ini juga mencakup isu mengenai pungutan liar yang dilakukan oleh penyelenggara negara.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum untuk kasus ini. Dengan adanya langkah ini, pihak KPK akan mencari dan menetapkan tersangka dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Taufik menyampaikan, "KPK saat ini belum menetapkan tersangka karena masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan umum. Nah, oleh karena itu, kita belum dapat menyampaikan identitas atau pihak-pihak lain secara detail, termasuk konstruksi perkaranya seperti apa."
Permintaan untuk Tidak Berspekulasi
Dia juga meminta masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyimpulkan bahwa individu tertentu telah melakukan tindak pidana sebelum proses hukum selesai dan KPK memberikan informasi secara resmi. "Pada waktunya KPK juga akan menyampaikan perkembangan perkara ini secara transparan kepada publik sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan penyidikan apabila memang mesti disampaikan di media," tambahnya.
Operasi di Kabupaten Bogor
Menurut informasi dari sumber internal KPK, kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Bogor pada Kamis (20/8) adalah bagian dari Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun, hal ini dibantah oleh KPK melalui Juru Bicara Budi Prasetyo, yang menyatakan bahwa "ada kegiatan permintaan keterangan menindaklanjuti laporan masyarakat."
Beberapa kepala dinas dilaporkan terjaring dalam operasi tersebut dan beberapa di antaranya telah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Dalam operasi ini, KPK juga menemukan dan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar.
Operasi ini diduga menyasar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang merupakan salah satu tokoh penting di Partai Gerindra. CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi Rudy melalui pesan dan telepon, namun hingga berita ini ditulis, nomor teleponnya tidak aktif.