Friday, 21 August 2026
Hukum & Kriminal

KPK Pastikan Tidak Ada Intervensi dalam Kasus OTT di Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa tidak ada intervensi dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Proses penyelidikan dan penyidikan berjalan dengan baik.

N
Ni Luh Ayu Sari
21 August 2026 16 pembaca
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: CNN Indonesia/Ryan Suhendra)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: CNN Indonesia/Ryan Suhendra)

Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa mereka tidak menerima intervensi dalam penanganan dugaan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa proses penanganan kasus tersebut berjalan dengan baik dan tidak mengalami kendala.

"Tidak ada (intervensi). Jadi, progres kegiatan penyelidikan maupun nanti penyidikan semuanya berprogres secara positif ya, terlebih tadi malam sudah diputuskan oleh pimpinan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," jelas Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat (21/8).

Proses Penyelidikan dan Penyidikan

KPK telah melakukan gelar perkara atau ekspose sebagai tindak lanjut dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan secara tertutup di Kabupaten Bogor. KPK memutuskan untuk menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum, yang berarti bahwa tersangka akan dicari selama proses penyidikan berlangsung.

"Bahwa dari rangkaian kegiatan penyelidikan yang dilakukan malam tadi sudah dilakukan gelar perkara di tingkat pimpinan dan diputuskan terkait dengan perkara tersebut untuk naik ke tahap penyidikan," tambah Budi.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini masih menggunakan Sprindik umum, sehingga belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini. Budi menekankan bahwa penyelidikan yang dilakukan di Kabupaten Bogor berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara dari pemotongan upah pungut yang terjadi di Dinas Pendapatan Daerah.

Langkah Selanjutnya dalam Penyidikan

"Saat ini kami belum menetapkan pihak-pihak sebagai tersangkanya karena memang masih Sprindik umum. Tentu nanti dalam tahap penyidikan, penyidik akan mendalami ya, untuk mencari sekaligus melengkapi alat bukti yang dibutuhkan sehingga nanti akan ditetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut," ungkap Budi.

Menurut informasi yang diperoleh, beberapa kepala dinas telah menjalani pemeriksaan awal. CNNIndonesia.com juga telah berusaha menghubungi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melalui pesan dan telepon, namun hingga berita ini ditulis, nomor teleponnya tidak aktif.

// Artikel Terkait