Pasangan muda bulu tangkis Indonesia, M Nawaf Khoiriyansyah dan Adrian Pratama, sukses mencapai babak utama turnamen Baoji China Masters 2026 yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 100. Mereka berhasil mengalahkan rekan satu negara, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Patra Harapan Rindorindo, dalam pertandingan final kualifikasi yang berlangsung ketat.
Dalam laga yang dihelat di Baoji City Gymnasium, Shaanxi, China pada Selasa (12/5) sore waktu setempat, Nawaf dan Adrian menang dengan skor 21-18 dan 23-21. Pertandingan tersebut berlangsung sangat menegangkan, namun pasangan Indonesia ini mampu menunjukkan performa terbaik mereka.
Henrikho Wibowo Juga Lolos ke Babak Utama
Sebelumnya, pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Henrikho Wibowo Kho, juga berhasil melaju ke babak utama setelah mengalahkan Hing Long Wong dari Kanada. Henrikho meraih kemenangan dengan cukup mudah, menyelesaikan pertandingan dalam dua game langsung dengan skor 21-10 dan 21-13.
Selain Henrikho, tim tunggal putra Indonesia mengirimkan tiga pemain lainnya ke turnamen ini, yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo, Christian Adinata, dan Richie Duta Richardo. Turnamen Baoji China Masters 2026 menawarkan total hadiah sebesar USD 120.000, setara dengan sekitar 2 miliar rupiah.
Perwakilan di Sektor Tunggal Putri dan Ganda
Di sektor tunggal putri, Pelatnas Cipayung mengirimkan dua pemain, yaitu mantan juara Asia junior, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo. Ester berhasil memastikan tempatnya di babak utama setelah mengalahkan Wu Luo Yu dari tuan rumah dengan skor 21-13 dan 21-17.
Pada sektor ganda putri, tidak ada perwakilan yang dikirimkan dalam turnamen kali ini. Namun, di ganda putra, Indonesia mengirimkan lima pasangan, termasuk Nawaf dan Adrian, serta pasangan lainnya seperti Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan, Dexter Farrel/Wahyu Agung Prasetyo, Daniel Edgar Marvino/Taufik Aderya, dan Patra Harapan Rindorindo/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Di sektor ganda campuran, terdapat dua pasangan yang akan berkompetisi, yaitu Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Mungaran dan M Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa.