Friday, 24 July 2026
Hukum & Kriminal

Kekacauan di Tanjungbalai: Guru Perempuan dan Suami Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Siswa SD

Sebuah video yang menunjukkan kerumunan warga di depan rumah seorang guru perempuan di Tanjungbalai, Sumatera Utara, viral di media sosial setelah muncul dugaan pelecehan seksual terhadap seorang sisw...

A
Agung Maulana
23 July 2026 11 pembaca
Sebuah video yang memperlihatkan warga menggeruduk rumah seorang guru perempuan ASN viral di media sosial. Rumah guru tersebut didatangi warga karena dugaan kasus pelecehan seksual. Ilustrasi (Istockphoto/Coldsnowstorm)
Sebuah video yang memperlihatkan warga menggeruduk rumah seorang guru perempuan ASN viral di media sosial. Rumah guru tersebut didatangi warga karena dugaan kasus pelecehan seksual. Ilustrasi (Istockphoto/Coldsnowstorm)

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan warga yang berkumpul di depan rumah seorang guru perempuan ASN di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kerumunan ini terjadi akibat dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan guru tersebut dan suaminya.

Dalam video yang diunggah pada Kamis (23/7), terlihat puluhan warga menunggu di depan rumah guru tersebut. Tak lama kemudian, guru wanita yang mengenakan seragam bersama seorang pria yang diduga suaminya, dibawa keluar dari rumah. Warga yang hadir tampak meluapkan kemarahan mereka dengan melakukan beberapa tindakan kekerasan terhadap pasangan suami istri itu.

Warga datang untuk menuntut penjelasan terkait dugaan pencabulan yang dialami oleh seorang anak yatim piatu yang masih duduk di bangku kelas V SD. Dalam narasi video tersebut, tertulis, "Heboh di Tanjungbalai guru PNS diduga bawa murid laki-laki kepada suaminya untuk disodomi."

Pernyataan Kepala Lingkungan

Kepala Lingkungan (Kepling) V Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Sadam Husein, mengonfirmasi bahwa penggerudukan tersebut terjadi pada Rabu (22/7) malam. Ia menjelaskan bahwa warga mendatangi rumah guru setelah informasi mengenai dugaan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur beredar luas.

"Benar, terjadi keramaian di sini terkait sepasang suami istri yang diduga melakukan asusila terhadap anak di bawah umur," ungkap Sadam saat dihubungi. Ia juga menambahkan bahwa kericuhan di lokasi kemungkinan disebabkan oleh adu argumen di antara masyarakat yang menarik perhatian warga lainnya untuk datang.

Langkah Kepolisian

Sadam menyatakan bahwa ia tidak mengetahui siapa yang mengorganisir kerumunan tersebut, namun banyaknya warga yang hadir mungkin dipicu oleh informasi yang sudah viral di media sosial. "Kami juga tidak mengerti kenapa bisa tiba-tiba masyarakat berbondong-bondong datang ke rumah itu. Tapi, menurut saya, mungkin karena informasinya sudah viral," jelasnya.

Untuk mencegah terjadinya kericuhan lebih lanjut, pihak kepolisian telah mengamankan pasangan suami istri yang diduga terlibat dalam kasus ini ke Polres Tanjungbalai.

// Artikel Terkait