Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menyatakan bahwa tidak ada warga binaan yang menempati rumah dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. Pernyataan ini berlaku untuk semua warga binaan, termasuk Ferdy Sambo dan narapidana lainnya yang sedang menjalani hukuman di lokasi tersebut.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar, Yudi Suseno, menjelaskan, "Kayaknya nggak ada ya. Eh, bukan kayaknya, sampai detik ini belum ada temuan tuh, khususnya Pak Ferdy Sambo (menggunakan rumah fasilitas mewah)." Ia menambahkan bahwa jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran oleh tim yang dibentuk, proses akan tetap dilakukan.
Fasilitas yang Sama untuk Semua Narapidana
Yudi kembali menegaskan bahwa tidak ada fasilitas istimewa bagi Ferdy Sambo dan narapidana lainnya. Ia menyatakan bahwa Ferdy Sambo menempati sel yang sama dengan narapidana lainnya. "Sama, enggak ada. Karena kan namanya kamar itu kan memang sudah memang kondisinya, bangunannya seperti itu prototipenya, kan gitu ya. Nggak ada yang istimewa di situ, sama rata semuanya," ujarnya.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan bahwa di kluster perumahan dinas yang dituduh sebagai lapas mewah terdapat rumah-rumah untuk Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang juga digunakan untuk istirahat para pekerja. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi atau temuan yang mengarah pada pelanggaran. "Sampai detik ini tidak ada informasi dan temuan-temuan hasil tim itu mengarah ke sana, gitu. Itu kan sebetulnya lingkungan perumahan dinas itu," tambahnya.
Pernyataan dari Kasubsi Bimkemaswat
Di tempat yang sama, Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinong, Ricky Robby, menyatakan bahwa Ferdy Sambo ditempatkan di ruang yang sama dengan warga binaan lainnya. "Jadi untuk khususnya Pak Sambo, kita juga ditempatkan di ruang yang sama. Tidak ada yang dibeda-bedakan," ungkap Ricky.
Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak dan menemukan adanya 'klaster mewah' di kompleks Lapas Kelas IIA Cibinong. Namun, Kakanwil Ditjenpas Jabar menyatakan bahwa bangunan yang terlihat seperti rumah dengan fasilitas apartemen adalah rumah dinas bagi pejabat di Lapas tersebut.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengundang media untuk meliput temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Yusril menekankan pentingnya keterbukaan untuk memastikan keakuratan temuan Ombudsman saat melakukan inspeksi di lapas tersebut.