Seorang perempuan berinisial IY (61 tahun) di Banyumas, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap suaminya, EM (67 tahun). Tindakan ini dilakukan IY karena keinginannya untuk menikah dengan pria yang menjadi selingkuhannya.
Kepala Polresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, mengungkapkan bahwa pembunuhan tersebut berlangsung di rumah pasangan itu yang terletak di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, pada Sabtu dini hari, 27 Juni 2026, sekitar pukul 01.30 WIB. EM ditemukan dalam keadaan mengalami luka memar di wajahnya dan darah mengalir dari telinganya.
Kematian yang Mencurigakan
IY memberitahukan kepada beberapa tetangganya mengenai kematian EM. Dalam penjelasannya, IY mengaku bahwa salah satu sepeda motor milik korban hilang. Namun, penjelasan tersebut diduga hanya sebagai upaya untuk menciptakan kesan bahwa telah terjadi pencurian. “IY menjelaskan kepada saksi-saksi yang disuruh datang ke rumahnya bahwa salah satu sepeda motor milik korban hilang. Padahal ini akal-akalan saja oleh istri korban biar terkesan adanya peristiwa pencurian,” jelas Petrus saat diwawancara pada Selasa, 30 Juni 2026.
Walaupun IY meminta agar para tetangganya tidak melaporkan kematian suaminya kepada pihak berwajib, salah satu tetangga tetap melaporkan kejadian tersebut. Akibatnya, pihak kepolisian pun datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Penyelidikan dan Penemuan Fakta Baru
Dalam proses penyelidikan, polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Penelusuran ini membawa petugas ke sebuah hotel yang diduga menjadi tempat menginap IY dan pelaku lainnya. “Terus kita ketahui bahwa sepeda motor Honda Vario milik korban yang dilaporkan hilang itu sebenarnya tidak hilang, tapi diserahkan oleh tersangka atau istri korban ini untuk dibawa para pelaku,” ungkap Kombes Petrus.
Kasus ini menunjukkan bagaimana cinta terlarang dapat berujung pada tindakan ekstrem, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tragis ini.