Wednesday, 12 August 2026
Olahraga

India Siap Gelar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 dengan Fasilitas Baru

Asosiasi Badminton India (BAI) memastikan bahwa Stadion Indoor Indira Gandhi di New Delhi telah sepenuhnya direnovasi untuk menyelenggarakan Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang dijadwalkan mulai 17 Agustus.

M
Made Wirawan
12 August 2026 3 pembaca
Konferensi Pers Kejuaraan Dunia 2026/[Foto:Times of India]
Konferensi Pers Kejuaraan Dunia 2026/[Foto:Times of India]

NEW DELHI: Setelah menerima kritik terkait kondisi fasilitas pada India Open, Asosiasi Badminton India (BAI) meyakinkan pemain dan penggemar bahwa Stadion Indoor Indira Gandhi di New Delhi telah mengalami renovasi menyeluruh dan siap untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF yang diharapkan menjadi yang terbaik sepanjang masa. Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung di ibu kota mulai 17 Agustus, dengan penyelenggara percaya bahwa permasalahan yang muncul selama India Open sebelumnya telah sepenuhnya diatasi.

India Open mendapatkan banyak kritik setelah para atlet mengeluhkan kebersihan arena, fasilitas latihan, serta kualitas udara di lokasi. Selain itu, turnamen tersebut juga mengalami gangguan yang tidak biasa, seperti pertandingan yang sempat dihentikan akibat kotoran burung dan kehadiran seekor monyet di area penonton.

Masalah Terkait India Open Telah Diatasi

Dalam sebuah acara pengundian Kejuaraan Dunia, Sanjay Mishra, sekretaris jenderal Badminton India, menyatakan bahwa semua kekhawatiran yang muncul selama India Open telah ditangani dengan baik. "Kami telah menangani setiap masalah yang muncul saat itu, dan saya senang mengatakan bahwa masalah-masalah tersebut telah terselesaikan sepenuhnya. Saya yakin ini akan menjadi salah satu Kejuaraan Dunia terbaik yang pernah ada," ujarnya.

BAI juga mengapresiasi kontribusi Kementerian Olahraga dan Otoritas Olahraga India (SAI) dalam peningkatan fasilitas. "Saya khususnya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Olahraga dan SAI karena mereka telah bekerja sangat keras. Di bawah bimbingan presiden kami, Dr. Himanta Biswa Sarma, semua persiapan berjalan dengan baik," tambahnya.

Uji Coba Melalui India Open

Mishra menjelaskan bahwa India Open berfungsi sebagai ajang uji coba yang penting. "Stadion hampir siap untuk turnamen. India Open pada dasarnya adalah ajang uji coba untuk Kejuaraan Dunia. Jika kami tidak mengadakan ajang uji coba itu, kami tidak akan tahu kesulitan apa yang mungkin akan kami hadapi," jelasnya.

Kritik terhadap kondisi selama India Open semakin meningkat setelah pemain bulu tangkis asal Denmark, Mia Blichfeldt, secara terbuka mempertanyakan kualitas lapangan pemanasan dan latihan di KD Jadhav Indoor Hall dan Indira Gandhi Indoor Stadium. Menurut Mishra, tempat tersebut telah mengalami renovasi besar-besaran.

"Perubahan terbesar adalah renovasi total stadion. Dinding, toilet, dan lantai semuanya telah diperbarui. Kami bahkan mendatangkan ahli pencahayaan dari Malaysia untuk menangani pencahayaan. Tidak ada keluhan besar tentang pencahayaan sebelumnya, tetapi bahkan saat itu, kami telah mengundang beberapa ahli terbaik dunia di bidang ini," ungkapnya.

Menjelaskan tahap akhir persiapan, Mishra menambahkan: "Mereka akan memasang seluruh sistem pencahayaan, setelah itu BWF akan memeriksa dan menyetujuinya sebelum pencahayaan khusus lapangan dipasang. Saya yakin siapa pun yang pernah melihat atau bermain di India Open akan mendapati stadion ini benar-benar berubah kali ini."

// Artikel Terkait