s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Olahraga

Francesco Calzona Menyatakan Keinginannya Kembali Melatih Klub di Serie A

Francesco Calzona mengungkapkan keinginannya untuk kembali melatih klub di Serie A setelah tidak memperpanjang kontraknya dengan Slovakia. Ia menilai pengalaman melatih tim nasional berbeda dengan mel...

Gilang Bagas Baskara

Penulis

03 May 2026
6 kali dibaca
Francesco Calzona Menyatakan Keinginannya Kembali Melatih Klub di Serie A
Francesco Calzona

Francesco Calzona, pelatih berusia 57 tahun, mengonfirmasi niatnya untuk kembali ke dunia sepak bola klub setelah memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Slovakia. Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia Unplugged, Calzona menjelaskan bahwa meskipun sepak bola tim nasional memberikan banyak pengalaman berharga, hal tersebut juga mengorbankan banyak aspek penting dalam kariernya sebagai pelatih.

“Sepak bola tim nasional memberimu banyak hal, tapi juga mengambil banyak hal. Hanya ada pertandingan setiap 3 atau 4 bulan, dan ketika para pemain berkumpul, waktunya sangat sedikit untuk bekerja atau memberikan identitas kepada tim,” ujar Calzona. Ia menekankan bahwa melatih klub adalah pengalaman yang jauh berbeda, di mana pelatih dapat berinteraksi dengan pemain setiap hari, sesuatu yang sangat diinginkannya dalam profesinya.

Mengenai langkah karier selanjutnya, Calzona menegaskan bahwa Italia tetap menjadi prioritas utamanya, meskipun ia tidak menutup kemungkinan untuk menjajaki pengalaman di luar negeri lagi. Ia juga menyoroti pentingnya keberanian dalam memainkan pemain muda di liga Italia, dengan menyatakan, “Kita butuh lebih banyak keberanian untuk memainkan pemain muda, karena jika kamu melihat hasilnya, tim-tim muda Italia berprestasi sangat baik.”

Calzona juga mengenang pengalamannya saat melatih Khvicha Kvaratskhelia di Napoli, yang kini menunjukkan performa impresif bersama Paris Saint-Germain. Ia menilai bahwa kualitas pemain sayap asal Georgia tersebut berada di luar batas normal dan menyebut kepindahannya ke luar Italia sebagai kerugian bagi Serie A.

Artikel Terkait