Saturday, 18 July 2026
Hukum & Kriminal

Waspada Penipuan Melalui Video Call Mengatasnamakan Polisi

Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengaku sebagai anggota kepolisian melalui video call. Modus ini melibatkan permintaan data pribadi dan kode QR dari...

F
Farhan Hakim
18 July 2026 5 pembaca
Ilustrasi pelaku penipuan daring. (iStockphoto)
Ilustrasi pelaku penipuan daring. (iStockphoto)

Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan yang menggunakan modus baru, di mana pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian dan melakukan pemeriksaan secara daring melalui aplikasi pertemuan online. Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menegaskan bahwa orang yang menghubungi warga dengan klaim sebagai polisi adalah penipu.

Budi menjelaskan, "Kepolisian tidak melakukan proses penyelidikan, penangkapan, maupun penggeledahan melalui Google Meet, terlebih dengan meminta korban memindai kode QR atau memberikan data perbankan," dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta.

Modus Penipuan yang Mengancam Korban

Pelaku biasanya menggunakan taktik menakut-nakuti untuk mengarahkan korban agar mengikuti instruksi mereka. Mereka meminta korban untuk memindai kode QR tertentu dan menyerahkan informasi perbankan pribadi. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengikuti arahan dari pelaku.

Budi juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi untuk menghindari kerugian. "Masyarakat diimbau tidak mengikuti arahan pelaku serta tidak memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun melakukan transfer uang," ujarnya.

Tindakan yang Harus Diambil Jika Menjadi Korban

Polda Metro Jaya meminta agar masyarakat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat jika mereka menjadi korban penipuan ini. "Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban, diharapkan segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan resmi Call Center Kepolisian 110 agar laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas," kata Budi.

Baru-baru ini, beredar unggahan di media sosial Threads yang menyebutkan bahwa Polda Metro Jaya akan melakukan penggerebekan terkait barang bukti narkoba. Penyidikan tersebut diinformasikan melalui video call menggunakan aplikasi Google Meet. Dalam tangkapan layar yang beredar, terduga penipu terlihat mengenakan seragam polisi dengan latar belakang logo kantor polisi, serta menyertakan dokumen surat dengan kop kepolisian untuk meyakinkan korban.

// Artikel Terkait