Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi untuk mengevaluasi kondisi bangunan sekolah. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kasus kerusakan pada sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa selama ini proses pembangunan dan rehabilitasi sekolah ditangani oleh Dinas Pendidikan, meskipun itu bukanlah tugas utama dari organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut. Proses ini diberikan kepada Dinas Pendidikan untuk memenuhi minimal 20 persen anggaran untuk sektor pendidikan.
Pentingnya Pengawasan dalam Proses Pembangunan
Pramono menegaskan bahwa di lapangan, hampir semua daerah tidak mungkin dikerjakan oleh Dinas Pendidikan secara langsung, melainkan harus melalui kontraktor. "Kenyataannya di lapangan, hampir semua daerah, enggak mungkin Dinas Pendidikan itu yang melakukan. Pasti dikontraktorkan dan sebagainya," ujarnya saat meninjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.
Oleh karena itu, ia memutuskan untuk membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi yang akan mengawasi proses pembangunan dan rehabilitasi sekolah. Dinas Pendidikan dinilai tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk mengawasi struktur bangunan dengan baik.
Investigasi dan Inventarisasi untuk Mencegah Kerusakan
Pramono memberikan contoh dari peninjauan langsung ke SDN Kebayoran Lama Selatan 09, di mana ditemukan masalah pada kerangka bangunan yang diduga tidak dipersiapkan dengan baik saat rehabilitasi pada tahun 2011. Tim investigasi akan menyelidiki penyebab kerusakan tersebut, sementara tim inventarisasi akan memetakan kondisi gedung sekolah lain yang berpotensi mengalami masalah serupa.
Ia menambahkan, "Karena memang dulu-dulu pembangunan yang seperti ini semuanya di bawah Dinas Pendidikan. Sekarang kita perbantukan untuk mensupervisi karena di Dinas Pendidikan tidak semuanya punya keahlian untuk membangun dan sebagainya. Akan ada pendamping dari Citata dan Bina Marga."
Pramono juga menginstruksikan tim tersebut untuk mendata kondisi gedung sekolah lain di Jakarta. Hasil dari inventarisasi ini diharapkan menjadi dasar bagi Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan rehabilitasi bangunan sekolah yang memerlukan perbaikan.