BANDUNG - Taufik Hidayat, yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan serta penyekapan terhadap Yuvita Tri Rezeki, muncul dalam konferensi pers yang diadakan di Mapolda Jawa Barat pada Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia tampak dijaga ketat oleh petugas dan terus menundukkan kepala.
Setelah konferensi pers, Taufik Hidayat ditampilkan di depan awak media. Tersangka hanya menunduk hingga petugas meminta agar ia mengangkat kepala dan mengucapkan permintaan maaf. "Saya mohon maaf, saya salah, saya menyesal, saya minta maaf," ungkapnya pada hari yang sama. Namun, setelah permintaan maaf tersebut, ia tidak mampu menjawab pertanyaan wartawan mengenai tindakan yang dilakukannya terhadap Yuvita dan hanya terdiam.
Keluarga Korban Menolak Permintaan Maaf
Setelah itu, Taufik langsung digiring kembali oleh pihak kepolisian. Di sisi lain, Afif Shandy, kakak dari korban, menolak permintaan maaf yang disampaikan oleh Taufik. Ia menganggap tindakan yang dilakukan tersangka terhadap adiknya sangat kejam. "Kalau saya dari pihak keluarga, nggak ada kata maaf. Dia enteng ngomong minta maaf, sedangkan Vita udah hancur kayak gini, dia cuman minta maaf? Nggak ada kata maaf," tegasnya.
Reaksi Masyarakat dan Pihak Berwenang
Kasus ini menarik perhatian masyarakat luas, dan banyak yang berharap agar keadilan ditegakkan. Taufik Hidayat, yang diketahui sebagai residivis dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga, kini dihadapkan pada pasal berlapis terkait kasus Yuvita. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tetap mengawal proses hukum yang berjalan.