Di tengah aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Prancis, sebuah ungkapan baru mulai populer di kalangan para demonstran. Slogan "Bismillah, c'est les tenebres" kini menjadi seruan yang tidak resmi dalam gerakan protes tersebut.
Frasa ini menggabungkan ungkapan dalam bahasa Arab yang berarti "Dengan nama Allah" dengan istilah dalam bahasa Prancis yang menggambarkan keadaan suram, yaitu "Ini adalah kegelapan". Menurut laporan dari The New York Times, slogan ini dianggap sebagai simbol yang mencerminkan kesenjangan antara generasi.
Asal Usul Slogan
Slogan ini pertama kali muncul di platform Snapchat, di mana seorang pengguna mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dalam ruang obrolan yang diadakan oleh penyelenggara aksi protes. Ia menyapa dengan kalimat "Bismillah, c'est les tenebres", yang meskipun terdengar aneh, menunjukkan perpaduan antara bahasa Arab dan Prancis yang sering digunakan oleh anak muda di negara tersebut.
Resonansi di Kalangan Mahasiswa
Seiring dengan meningkatnya ketegangan dalam protes, slogan ini semakin sering terdengar, menjadi simbol harapan dan keputusasaan di tengah perjuangan mahasiswa. Dengan kombinasi kata yang unik, para demonstran berharap dapat menyampaikan pesan yang lebih dalam mengenai tantangan yang mereka hadapi di masyarakat saat ini.