Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, menunjukkan sikap positif meskipun tidak berhasil memenangkan Australia Open 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan asal China, Chen/Liu, di pertandingan final yang berlangsung di Australia.
Perjuangan di Laga Puncak
Sabar dan Reza yang diharapkan dapat membawa pulang gelar juara, menghadapi tantangan berat di laga puncak. Pertandingan berlangsung ketat, dan pertahanan rapat dari Chen/Liu membuat mereka kesulitan untuk mencetak poin. Akhirnya, pasangan Indonesia harus mengakui kekalahan dalam dua set langsung.
Ucapan Syukur Meski Kalah
Meskipun hasil tersebut tidak sesuai harapan, Sabar Karyaman Gutama tetap merasa bersyukur dengan pencapaian yang diraih. Dalam wawancaranya, ia mengatakan, "Di sini mereka main jauh lebih safe, jauh lebih rapat pertahanannya. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini. Walau belum berhasil juara tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting, semoga jadi titik balik kami berdua untuk perform dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya."
Senada dengan Sabar, Moh Reza Pahlevi Isfahani juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia merasa lega karena berhasil menyelesaikan pertandingan tanpa cedera meskipun hanya meraih posisi runner-up. "Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. Tadi kami awal-awal tertekan dengan pola permainan mereka. Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka. Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus," tambah Reza.