Pasangan ganda putra Indonesia akan kembali menggunakan kombinasi awal mereka dalam Kejuaraan Dunia setelah meraih keberhasilan di "Korea Masters". Herry IP, pelatih mereka, menekankan pentingnya fokus total dari para pemain untuk menghadapi ajang besar ini.
Pada final Korea Masters yang berlangsung di Asan pada hari Minggu, pasangan Malaysia Tee Kai Wun dan Yap Roy King berhasil mengalahkan Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik. Keempat pemain tersebut akan berkompetisi di BWF Kejuaraan Dunia 2026 yang dijadwalkan di New Delhi pada 17-23 Agustus. Dalam kejuaraan tersebut, Aaron Chia-Wooi Yik, Wei Chong-Kai Wun, dan Wan Arif Junaidi-Roy King akan bergabung dengan pasangan independen Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani.
Optimisme Herry IP
Herry IP, yang telah memulai eksperimen perombakan yang akan berlanjut hingga bulan Desember, merasa optimis bahwa para pemain akan cepat membangun pemahaman dengan pasangan asli mereka di New Delhi. "Mereka telah tampil baik di Korea Masters. Tetapi yang terpenting sekarang adalah tetap fokus pada Kejuaraan Dunia, mempersiapkan diri dengan baik, dan memberikan yang terbaik di New Delhi," ungkap Herry.
Ia menambahkan, "Waktunya memang cukup singkat, tetapi para pemain ini sudah lama bermain bersama, jadi mereka sudah saling memahami dengan baik." Herry juga menilai bahwa secara fisik, para pemain terlihat dalam kondisi baik dan hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian serta mempersiapkan diri secara mental untuk kejuaraan tersebut.
Tantangan di Kejuaraan Dunia
Pada undian, pasangan unggulan keempat dan peringkat 4 dunia, Aaron dan Wooi Yik, menghadapi tantangan berat. Mereka berpotensi bertemu di babak 16 besar melawan Wei Chong-Kai Wun, dan pemenangnya kemungkinan akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketujuh dunia asal Tiongkok, Chen Bo Yang dan Liu Yin, di perempat final.
Aaron dan Wooi Yik, yang merupakan juara dunia tahun 2022 dan meraih medali perunggu di edisi 2023, diharapkan menjadi harapan terbaik Malaysia untuk mencapai babak perebutan medali. Babak semifinal akan menjadi ujian tersulit, di mana mereka bisa menghadapi pasangan Korea Selatan peringkat 1 dunia dan juara bertahan Kim Won Ho-Seo Seung Jae atau pasangan peringkat 6 dunia Sze Fei-Izzuddin.
Performa Aaron juga menunjukkan peningkatan setelah berhasil menjadi runner-up bersama Aaron Tai di Taiwan Open dua minggu lalu, dan mereka tampaknya siap untuk meraih podium ketiga di Kejuaraan Dunia. Sementara itu, pasangan peringkat 19 dunia Wan Arif Junaidi dan Roy King akan menghadapi tantangan awal di Indonesia, di mana mereka akan berhadapan dengan pasangan peringkat 12 dunia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin di babak kedua.