Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 4.263 anggota dari berbagai kepolisian disiagakan untuk menjaga keamanan unjuk rasa yang berlangsung di lima lokasi di Jakarta Pusat. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa pengamanan tersebut melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran.
Lokasi dan Jadwal Aksi
Unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di lima titik, yaitu Silang Selatan Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan. Berdasarkan informasi yang diterima oleh pihak kepolisian, aksi pertama akan dilakukan oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Cawan Selatan Monas, mulai pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, mahasiswa dari Universitas Trisakti akan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR pada pukul 10.00 WIB.
Pada pukul 11.00 WIB, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia dijadwalkan untuk berunjuk rasa di Bundaran HI. Sementara itu, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara akan melakukan aksi di dua lokasi, yaitu Tugu Tani dan Kementerian Keuangan, yang dimulai secara bersamaan pada pukul 13.00 WIB.
Pentingnya Pendekatan Humanis
Erlyn menekankan bahwa pengamanan unjuk rasa dilakukan dengan pendekatan yang humanis. "Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya," ujarnya. Ia juga mengingatkan para peserta aksi untuk menyampaikan tuntutan dengan cara yang tertib dan tidak provokatif.
Erlyn menambahkan, "Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas." Gelombang aksi ini merupakan bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang telah berlangsung sejak seminggu terakhir. Selain di Jakarta, aksi serupa juga terjadi di beberapa kota lain seperti Bandung, Medan, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.