Presiden Republik Indonesia menginformasikan bahwa ia telah memberikan tugas kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan timnya untuk mencapai swasembada pangan di tanah air dalam kurun waktu empat tahun. Namun, pencapaian tersebut berhasil diraih lebih cepat, hanya dalam satu tahun.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada Mentan Amran atas kinerjanya. Ia menyatakan bahwa awalnya tidak mengenal Amran, tetapi setelah melakukan dialog langsung, ia menemukan bahwa Amran memiliki pemikiran yang baik.
Usulan Kembali Menjabat
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia yang mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengangkat kembali Amran sebagai Menteri Pertanian. Amran sebelumnya menjabat pada periode 2014-2019 dan dilantik kembali oleh Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat pada 25 Oktober 2023, setelah Mentan Syahrul Yasin Limpo terlibat dalam kasus korupsi.
Prabowo menyatakan, "Saya tidak pernah kenal beliau. Saya tanya dua-tiga pertanyaan, ternyata orang ini oke pemikirannya. Kemudian saya usulkan ke Pak Jokowi, beliau ditarik kembali jadi Menteri Pertanian. The rest is history. Beliau akhirnya berjuang karena menguasai masalah."
Pemahaman Mendalam tentang Pertanian
Prabowo menambahkan bahwa Amran memiliki pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu pertanian karena pengalaman sebelumnya sebagai menteri, serta latar belakangnya sebagai pelaku di sektor pertanian dan berasal dari keluarga petani. Ia juga menyoroti bahwa Indonesia selama ini dipandang sebelah mata oleh negara lain dan dianggap sebagai bangsa yang lemah.